Connect with us

Ragam dan Peristiwa

Pikulan Bakso Meledak di Ujungberung Bandung, Pedagang Alami Luka Bakar hingga Dagangan Ludes

Published

on

BANDUNG — Suasana tenang di Kompleks Taruna, Kelurahan Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, mendadak gempar pada Sabtu (17/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebuah suara ledakan keras mengejutkan warga setempat yang kemudian mendapati hal tak terduga: pikulan milik seorang pedagang bakso keliling meledak saat ia sedang mengais rezeki.

Pengurus RW 2 Kompleks Taruna, Yuyun Rosiyani, menceritakan detik-detik mencekam tersebut. Begitu mendengar suara dentuman, warga berhamburan keluar rumah untuk memeriksa keadaan.

Naas, warga melihat tubuh sang pedagang sudah dikepung kobaran api. Sontak, warga yang panik namun tanggap langsung bergotong-royong menyiramkan air ke tubuh korban untuk memadamkan api.

Akibat insiden ini, pedagang tersebut mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, seperti wajah, kepala, leher, hingga kedua tangannya.

Meski warga sempat menawarkan bantuan untuk mengantarkannya berobat ke fasilitas kesehatan terdekat, pedagang tersebut menolaknya karena masih dalam kondisi syok berat atas musibah yang menimpanya.

Yuyun menduga kuat ledakan tersebut bersumber dari tabung gas portabel yang digunakan korban. Berbeda dari pedagang bakso pada umumnya yang menggunakan tabung gas besar (LPG 3 kg), korban memanfaatkan kompor mini yang biasa digunakan untuk kegiatan berkemah (camping).

Dampak dari ledakan tersebut tak hanya melukai fisik sang pedagang. Seluruh bahan dagangan seperti bakso, bihun, hingga kuah dan bumbu berhamburan memenuhi jalanan kompleks.

Modalnya untuk mencari nafkah hari itu ludes tak tersisa. Aksi Solidaritas dan Empati Warga Rasa prihatin mendalam dirasakan oleh para penghuni kompleks. Sosok pedagang bakso tersebut rupanya sudah cukup familier dan langganan warga sekitar.

Melihat musibah yang menimpa penjual langganannya, pengurus RT dan warga Kompleks Taruna bergerak cepat. Mereka berencana menggalang donasi dan santunan melalui grup WhatsApp warga untuk membantu biaya pengobatan sekaligus modal usaha korban.

Aksi cepat dan kepedulian warga ini menjadi cermin hangatnya rasa kekeluargaan di tengah musibah yang tak terduga. (mc/adakalteng)

Ragam dan Peristiwa

Pangkalan Gas di Sampit Ludes Terbakar, Polisi Turun Tangan Usut Penyebabnya

Published

on

Sampit – Sebuah rumah sekaligus tempat pangkalan gas elpiji, yang berada di Jalan Muhammad Hatta, Perumahan Sinar Fajar, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hangus terbakar, Rabu, 26 Agustus 2026.

Dari informasi yang dihimpun kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Bangunan rumah yang berkontruksi kayu membuat api dengan cepat menyebar dan membakar seluruh bagian rumah.

Yuliani warga sekitar mengatakan, saat itu dirinya tengah beraktifitas di depan rumahnya, kemudian melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi di perumahan tersebut.

“Saya lihat asalnya tebal, lalu ada warga juga tadi yang sempat teriak ada kebakaran, ternyata lokasinya di rumah pangkalan gas,” kata Yuliani.

Melihat kobaran api yang cukup besar warga sekitar lokasi kejadian, sempat bejibaku memadamkan air dengan peralatan seadanya sebelum pemadam kebakaran dan sejumlah relawan kebakaran tiba di lokasi kebakaran.

Hingga berita ini ditulus petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan dibantu oleh relawan swadaya kebakaran Sampit, dan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Meski demikian, petugas kepolisian terlihat telah berada di lokasi kebakaran untuk meminta keterangan saksi-saksi, guna memastikan penyebab kebakaran tersebut. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Kobaran Api Hanguskan 5 Kios di Depan SDN 2 Sampit, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Published

on

Sedikitnya lima buah kios di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di sekitar Taman Kota Sampit, ludes terbakar pada Rabu malam, 15 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Lokasi kejadian berada tepat di depan SDN 2 Sampit, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim masih terus melakukan pembasahan di lokasi kejadian untuk mencegah api kembali menyala.

Kepala Damkar Kotim mengerahkan sedikitnya 7 armada pemadam kebakaran ke lokasi dibantu pemadam kebakaran dari masyarakat.

Petugas berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

“Kurang lebih ada 5 kios yang terbakar. Saat ini petugas masih di lapangan melakukan pembasahan,” ujar salah satu petugas Damkar Kotim di lokasi.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Pasar PPM Sampit

Published

on

Sampit – Warga yang berada si sekitar Sungai Mentaya, kawasan pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di sungai, Minggu, 28 Juni 2026.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Diketahui mayat perempuan itu ditemukan warga di dermaga pelabuhan penyebrangan kelotok sehingga mengejutkan warga sekitar yang hendak beraktifitas.

Udin warga sekitar mengatakan, setelah melihat jenazah wanita tersebut kemudian warga mengghubungi pihak terkait untuk mengevakuasi korban.

“Tadi ditemukan masih mengapung dengan posisi telungkup dan menggunakan pakaian berwarna biru, dan langsung melapor kepada pihak kepolisian,” kata Udin.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas dan penyebab korban hingga di temukan meninggal dunia di sungai tersebut.

Namun, saat ini pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi.”Identitasnya saya kurang mengetahui, tetapi ada beberapa warga yang bilang bahwa korban istri dari tukang jahit,” ucapnya.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi oleh pihak PMI Kotim dan di bawa ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id