Pemerintahan
Kapolsubsektor Turun Langsung Serahkan Bantuan Material untuk Renovasi Masjid Nurhasanah Desa Tukang Langit
KOTAWARINGIN TIMUR – Kepedulian terhadap fasilitas ibadah kembali ditunjukkan jajaran Polri di wilayah Kecamatan Telaga Antang.
Kapolsubsektor Telaga Antang Ipda Yoyo Prasetyo, S.Sos., menyerahkan bantuan semen untuk mendukung renovasi total Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit, Rabu (5/8/2026) sore.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan sarana ibadah.
Penyerahan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB dan diterima langsung oleh Kepala Desa Tukang Langit.Kegiatan turut dihadiri Kanit Provos Polsek Antang Kalang Ipda M. Hafid Mayang, Bhabinkamtibmas Aipda Saparudin, serta tokoh masyarakat setempat.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Ipda Yoyo Prasetyo mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya sebatas penyerahan material, tetapi menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan keagamaan masyarakat.
“Kami ingin membantu agar proses renovasi Masjid Nurhasanah dapat berjalan lebih cepat. Polri akan terus mendukung dan mengawal kebutuhan material hingga proses perehapan selesai,” ujar Yoyo.
Ia berharap dukungan tersebut dapat mempercepat penyelesaian renovasi sehingga Masjid Nurhasanah kembali nyaman dan optimal digunakan masyarakat untuk beribadah maupun berbagai kegiatan keagamaan.
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan masjid segera rampung sehingga dapat digunakan dengan lebih baik,” katanya.
Warga dan pemerintah desa menyambut positif bantuan tersebut. Dukungan ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum serta kehidupan sosial keagamaan di wilayah Telaga Antang.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Bupati Seruyan Soroti 358 Koperasi, Jangan Hanya Berstatus Papan Nama

KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, mengingatkan seluruh pengurus dan pengawas koperasi agar mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta tata kelola yang baik.
Koperasi tidak boleh sekadar tercatat secara administratif, tetapi harus mampu menjalankan usaha produktif dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi anggotanya.
Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Selanorwanda saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi di Aula BAPPERIDA, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, koperasi harus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Keberadaan koperasi tidak cukup hanya ditopang legalitas badan hukum, tetapi juga harus dibuktikan melalui aktivitas usaha yang berjalan, pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta pembagian hasil usaha yang memberikan keuntungan bagi anggota.
“Jangan sampai hanya menjadi koperasi papan nama, ada namanya tetapi koperasinya tidak berjalan. Bila dikelola dengan baik, maka koperasi di Kabupaten Seruyan sangat mungkin berkembang dan memberikan SHU yang baik bagi anggotanya,” tegasnya.
Ahmad menyebutkan, Kabupaten Seruyan saat ini memiliki 358 koperasi yang terdaftar, termasuk 100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Namun, jumlah tersebut masih menjadi tantangan tersendiri karena sebagian koperasi belum menjalankan aktivitas organisasi secara optimal.
Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah belum terlaksananya Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Padahal, RAT merupakan bagian penting dalam tata kelola koperasi, sekaligus menjadi forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota atas pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan keuangan.
Karena itu, peningkatan kemampuan pengurus dan pengawas dinilai penting agar koperasi di Seruyan tidak hanya bertahan secara administratif, tetapi juga mampu berkembang sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Seruyan, Adhian Noor, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut berlangsung selama empat hari dengan fokus pada penguatan kapasitas manajerial dan tata kelola perkoperasian.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri dari 50 pengurus dan 50 pengawas koperasi.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, panitia menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Lembaga Pendidikan Perkoperasian (Lapenkop) Dekopin, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola organisasi, mengawasi jalannya usaha, serta menerapkan prinsip-prinsip perkoperasian secara konsisten.
Selain menyoroti penguatan koperasi, Bupati Seruyan juga meminta agar kegiatan pemerintahan sedapat mungkin diprioritaskan untuk dilaksanakan di wilayah Kabupaten Seruyan.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Kehadiran kegiatan pemerintah dinilai dapat meningkatkan permintaan terhadap jasa penginapan, mendorong penjualan pelaku UMKM, serta menggerakkan sektor perdagangan dan jasa lokal.
Dengan demikian, penguatan koperasi dan optimalisasi belanja kegiatan di daerah diharapkan berjalan beriringan untuk memperluas peluang usaha, meningkatkan perputaran ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Seruyan.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
PROGRES VENUE PORPROV XIII KALTENG CAPAI 90 PERSEN, KOBAR KEBUT PERSIAPAN
PANGKALAN BUN – Persiapan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah terus dikebut.
Hingga awal Oktober 2026, pembangunan dan penataan sejumlah arena pertandingan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.
Ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026.
Namun, jadwal pelaksanaannya masih mempertimbangkan kondisi cuaca serta kesiapan akhir seluruh sarana dan prasarana pendukung.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meninjau sejumlah venue pertandingan di Pangkalan Bun, Rabu (7/10/2026).
Dari hasil peninjauan tersebut, ia menilai secara umum fasilitas yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan Porprov XIII sudah dalam kondisi baik.
“Secara umum, fasilitasnya sudah siap dan tidak ada masalah,” ujar Agustiar.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Agus Siswadi mengungkapkan, capaian persiapan infrastruktur telah menyentuh 90 persen.
Pekerjaan yang tersisa kini difokuskan pada penyempurnaan, penataan, serta pemeriksaan fasilitas agar seluruh venue memenuhi kebutuhan pertandingan.
“Progresnya sudah sekitar 90 persen. Saat ini tinggal penataan dan penyelesaian beberapa bagian. Kami juga terus melakukan pengecekan untuk memastikan perkembangan pekerjaannya sesuai target,” jelasnya.
Sebagian besar pertandingan nantinya akan dipusatkan di kawasan sports center.
Berbagai fasilitas telah disiapkan untuk mengakomodasi sejumlah cabang olahraga, di antaranya sepak bola, atletik, bola voli, futsal, bola basket, motocross, dan skateboard.
Agus menegaskan, pemeriksaan terhadap venue terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan perkembangan cuaca di lapangan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi agar penyelesaian pekerjaan tidak meleset dari target dan fasilitas dapat digunakan secara optimal oleh para atlet.
Porprov XIII Kalteng diperkirakan diikuti lebih dari 6.000 atlet yang akan berkompetisi pada sekitar 32 cabang olahraga.
Jumlah tersebut belum termasuk ofisial, pelatih, serta unsur pendukung kontingen dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus berupaya memastikan kesiapan daerah dalam menyambut ribuan peserta dan rombongan kontingen.
Sekretaris Daerah Kobar Rody Iskandar mengatakan, berbagai kebutuhan penyelenggaraan terus dimatangkan agar daerahnya mampu menjalankan peran sebagai tuan rumah dengan baik.
“Karena Kobar ditetapkan sebagai tuan rumah, tentunya kami akan berusaha memberikan yang terbaik.
Meskipun saat ini ada kendala terkait kabut asap dan kondisi cuaca, persiapan tetap kami maksimalkan,” kata Rody.
Tidak hanya berfokus pada arena pertandingan, Pemkab Kobar juga menyiapkan dukungan akomodasi dan kebutuhan kontingen.
Informasi mengenai hotel, katering, serta fasilitas penunjang lainnya telah disampaikan kepada seluruh kabupaten dan kota peserta agar kebutuhan selama pelaksanaan Porprov dapat terakomodasi.
Pemkab Kobar juga berharap penyelenggaraan ajang olahraga tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.
Kedatangan ribuan atlet, ofisial, dan pendamping dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas usaha masyarakat, mulai dari sektor kuliner, UMKM, perhotelan, hingga jasa pariwisata.
“Kami berharap pergerakan ekonomi dapat dirasakan mulai dari pelaku UMKM, usaha mikro dan menengah, hingga sektor perhotelan dan jasa wisata,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan seluruh persiapan Porprov XIII dapat diselesaikan sesuai rencana.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kesiapan fasilitas pertandingan, pesta olahraga tingkat provinsi itu diharapkan berlangsung lancar serta memberikan pengalaman bertanding yang layak bagi seluruh kontingen.
Selain menjadi ajang mengukur prestasi atlet daerah, Porprov XIII juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Atasi Kabut Asap dan Kemarau, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan hingga Air Bersih di Seruyan

SERUYAN – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran turun langsung menemui masyarakat Kabupaten Seruyan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah kabut asap dan keterbatasan air bersih.
Dalam kunjungannya, Minggu (4/10/2026), Agustiar bersama jajaran pemerintah provinsi menyalurkan bantuan pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), air bersih, hingga layanan kesehatan gratis di tiga kecamatan, yakni Seruyan Raya, Danau Seluluk dan Hanau.
Total 4.200 paket bantuan pangan dibagikan kepada masyarakat. Rinciannya, Seruyan Raya menerima 1.500 paket yang terdiri dari 1.000 paket bantuan pemerintah dan 500 paket bantuan pribadi Gubernur.
Kemudian 1.000 paket disalurkan di Danau Seluluk, sedangkan Hanau mendapat 1.700 paket, terdiri dari 1.000 paket bantuan pemerintah dan 700 paket bantuan pribadi Agustiar.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Tak hanya bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan BLT KHBS sebesar Rp250 ribu kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Di Seruyan Raya terdapat 378 penerima, Danau Seluluk 506 penerima dan Hanau sebanyak 907 penerima.Persoalan air bersih turut menjadi perhatian pemerintah seiring kondisi kemarau yang terjadi.
Sebanyak 10.800 liter air bersih didistribusikan ke tiga kecamatan tersebut.Seruyan Raya menerima 2.000 liter, Danau Seluluk 4.800 liter dan Hanau sebanyak 4.000 liter.
Di sisi kesehatan, masyarakat mendapat pemeriksaan medis secara cuma-cuma. Pemerintah juga membagikan masker dan vitamin sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan warga.
Agustiar menegaskan, penyaluran bantuan tidak boleh dipengaruhi kepentingan politik. Menurutnya, masyarakat yang memenuhi kriteria harus mendapatkan haknya tanpa melihat pilihan politik maupun hasil Pilkada.
“Yang berhak menerima, harus menerima. Tidak melihat siapa yang menang dan siapa yang kalah,” tegas Agustiar saat berdialog dengan masyarakat.
Ia menjelaskan, KHBS dirancang bukan sekadar memberikan bantuan tunai. Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, pangan hingga perlindungan sosial.
Lebih jauh, program KHBS diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Karena itu, warga yang merasa memenuhi persyaratan tetapi belum masuk dalam data penerima diminta tidak ragu menyampaikan laporan.
Pengajuan dapat dilakukan melalui pemerintah desa, kecamatan maupun kanal Lapor Pak Gub untuk selanjutnya menjalani proses verifikasi dan validasi.
Agustiar juga mendorong agar bantuan pemerintah tidak berhenti sebagai solusi sementara. Warga yang memiliki keterampilan dan potensi usaha diminta memanfaatkan berbagai program pelatihan serta dukungan permodalan.
Masyarakat yang memiliki keahlian seperti menjahit, membuat kue maupun merias pengantin didorong mengikuti pelatihan agar keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan.
“Kalau masyarakat bahagia, itu kebahagiaan kami. Tugas gubernur dan bupati adalah membuat masyarakat bahagia,” ujarnya.
Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menambahkan, kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan warga memperoleh perlindungan dan pelayanan yang dibutuhkan.
Ia kembali mengingatkan masyarakat yang merasa layak menerima KHBS tetapi belum terdata agar mengajukan diri melalui pemerintah desa maupun kecamatan.
Data tersebut nantinya akan melalui tahapan verifikasi dan validasi.Sementara itu, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Kalteng yang turun langsung ke sejumlah wilayah di Seruyan.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bukti hadirnya pemerintah dalam menghadapi persoalan yang dirasakan warga.
Kunjungan Gubernur Agustiar Sabran turut didampingi unsur Forkopimda, DPRD Kalteng, perangkat daerah, para camat serta jajaran terkait lainnya.(mc/adakalteng)
-
Pendidikan2 years agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Kotawaringin Timur1 year agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan2 years agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur9 months agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Berita Utama1 year agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Lamandau1 year agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Pemerintahan1 year agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
-
Berita Utama1 year agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
