Connect with us

Lamandau

Transformasi Sektor Peternakan, Lamandau Resmi Mulai Pilot Project Sapi Perah Boyolali

Published

on

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai merintis pengembangan sektor peternakan melalui pilot project sapi perah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan bahwa pada tahap awal program ini, pemerintah daerah mendatangkan 20 ekor sapi perah asal Boyolali yang ditempatkan di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti.Menurut Rizky, pemilihan sapi perah Boyolali bukan tanpa pertimbangan.

Selain telah dikenal produktif, jenis sapi ini juga dinilai mampu beradaptasi dengan baik di wilayah beriklim tropis seperti Lamandau.“Kami memilih sapi perah Boyolali karena sudah teruji dan cocok dengan kondisi iklim daerah kita.

Selain itu, sapi ini sebelumnya telah melalui uji coba dan terbukti mampu menghasilkan susu dengan baik,” ujar Rizky.Ia menjelaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada produksi susu, tetapi juga memiliki nilai tambah jangka panjang.

Sapi perah Boyolali memiliki keunggulan karena dapat dikembangkan melalui inseminasi buatan menggunakan semen sapi unggul seperti Limousin atau Simental.

“Artinya, selain menghasilkan susu, sapi perah ini juga berpotensi menjadi indukan penghasil bibit sapi pedaging. Jadi manfaatnya ganda, untuk kebutuhan pangan sekaligus pengembangan ternak,” tegasnya.Rizky berharap pilot project ini dapat menjadi percontohan bagi pengembangan peternakan terpadu di Kabupaten Lamandau.

Ke depan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan pendampingan agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan peternak dan perekonomian masyarakat desa.

“Jika program ini berhasil, tidak menutup kemungkinan akan kita kembangkan ke wilayah lain di Lamandau,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Lamandau

Bupati Rizky Aditya Putra Gelar Safari Ramadan 1447 H di Kecamatan Sematu Jaya

Published

on

LAMANDAU – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Jumat sore (6/3).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan untuk mendekatkan pemimpin dengan masyarakat secara langsung.

Menurutnya, melalui kegiatan ini pemerintah ingin memastikan kehadirannya dirasakan oleh masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dalam suasana penuh keberkahan.

“Safari Ramadan menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mempererat tali persaudaraan di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Rizky.

Ia juga mengajak seluruh warga Desa Mekar Mulya untuk terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai gotong royong, menurutnya, harus tetap menjadi landasan utama dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan harmonis.

Selain itu, Bupati turut mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama bulan suci Ramadan. Hal tersebut penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan khusyuk.

Di hadapan masyarakat, Rizky juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan warga pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, di mana dirinya kembali memperoleh kepercayaan dengan perolehan suara terbanyak.

Sebagai bagian dari kepedulian sosial pemerintah daerah, kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Secara simbolis, Bupati menyerahkan paket sembako kepada 10 perwakilan warga Desa Mekar Mulya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah atau ceramah agama yang memberikan siraman rohani kepada jamaah yang hadir.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara, meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Kecamatan Sematu Jaya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Lamandau

Sinergi Lintas Sektoral,Pemkab Lamandau dan TNI-Polri Gelar Rakor Operasi Ketupat Telabang Persiapan Lebaran 2026

Published

on

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama jajaran TNI dan Polri mulai mematangkan persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026, Jumat (6/3/2026).

Rakor yang digelar di Ruang Rapat Polres Lamandau tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Lamandau, Muhamad Irwansyah, yang mewakili Bupati Lamandau. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Lamandau dan melibatkan berbagai unsur terkait.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dandim 1017/Lamandau, sejumlah kepala perangkat daerah, para Kapolsek, jajaran pimpinan Polres Lamandau, serta sejumlah undangan lainnya.

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai langkah strategis guna memastikan kesiapan pengamanan selama momentum Lebaran, mulai dari arus mudik, pelaksanaan ibadah, hingga aktivitas masyarakat pasca Idul Fitri.

Salah satu fokus pembahasan adalah penentuan lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Sekda Lamandau, Muhamad Irwansyah, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan seluruh pihak memiliki kesiapan yang optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lamandau siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026, termasuk melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang.

“Pemkab Lamandau siap mendukung upaya pengamanan ini, salah satunya dengan memperbaiki rambu-rambu lalu lintas serta fasilitas pendukung lainnya agar arus mudik masyarakat dapat berjalan lancar,” ujar Irwansyah.

Ia juga mengimbau para camat, kepala desa, serta lurah di seluruh wilayah Lamandau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing selama periode Lebaran.

“Kami mengingatkan para camat, kepala desa, dan lurah agar terus meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya masing-masing demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Lamandau bersama Dandim 1017/Lamandau menegaskan kesiapan jajaran TNI dan Polri dalam mengerahkan personel guna mendukung pengamanan selama perayaan Idul Fitri.

Melalui sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri di Kabupaten Lamandau dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Lamandau

79% Warganet Nilai Kepemimpinan Rizky-Hamid Bawa Perubahan Nyata di Lamandau

Published

on

Lamandau– Hasil voting organik yang digelar di grup komunitas Mood Media memperlihatkan mayoritas warganet Lamandau menilai adanya perubahan nyata dalam satu tahun kinerja pemerintahan daerah.

Penilaian ini mengarah pada duet kepemimpinan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra dan Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid.

Dari total responden yang berpartisipasi, 79 persen memilih opsi Banyak Perubahan. Sementara 3 persen menilai Tidak Ada Perubahan, dan 18 persen lainnya memilih No Comment.

Polling ini dilakukan untuk memotret persepsi publik terhadap arah pembangunan Lamandau selama satu tahun terakhir, dengan tingkat partisipasi warganet yang cukup tinggi.

Sejumlah responden menilai perubahan terlihat pada peningkatan respons pemerintah daerah terhadap keluhan warga, perbaikan layanan publik, serta penanganan isu-isu strategis di lapangan.

Meski demikian, masih ada sebagian kecil warganet yang menilai dampak program belum merata atau belum terasa langsung di semua wilayah.Ahmad, salah seorang warga Lamandau, mengaku merasakan adanya perbaikan meski berharap langkah perbaikan terus dijaga konsistensinya.

“Kalau dibanding tahun lalu, sekarang pelayanan lebih terasa cepat dan responsif. Program-program juga mulai kelihatan hasilnya.

Tapi ke depan tetap perlu diawasi supaya perubahan ini bukan cuma di awal saja,” ujarnya.Hasil polling organik ini memang bukan survei ilmiah, namun dapat menjadi indikator awal persepsi publik di ruang digital.

Temuan tersebut sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan capaian positif, meningkatkan pemerataan dampak program, serta memperkuat transparansi agar kepercayaan publik terus terjaga. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id