Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Resmi Terbitkan SKB 7 Menteri Terkait Pedoman AI di Sektor Pendidikan

Published

on

JAKARTA – Pemerintah resmi menetapkan pedoman nasional penggunaan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di sektor pendidikan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tujuh menteri yang diteken di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pemanfaatan teknologi digital dan AI benar-benar mendukung proses pembelajaran, sekaligus melindungi anak dari potensi risiko di ruang digital.

SKB tersebut mengatur penggunaan teknologi mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi, mencakup jalur formal, nonformal, dan informal.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan bahwa pengaturan ini penting agar pemanfaatan teknologi tetap sejalan dengan tahap perkembangan anak.

“Penggunaan teknologi digital dan kecerdasan buatan harus dilakukan secara bijak. Selain memberi dampak positif, juga harus mampu meminimalkan risiko. Kesiapan dan usia anak menjadi faktor utama dalam penerapannya,” ujar Pratikno.

Ia menambahkan, semakin dini usia anak, maka pengawasan terhadap penggunaan teknologi harus semakin ketat, baik dari segi durasi maupun jenis konten yang diakses dalam pembelajaran.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyoroti besarnya jumlah anak Indonesia yang telah terhubung dengan internet.

Kondisi ini, menurutnya, menuntut kebijakan yang mampu mengarahkan pemanfaatan teknologi secara tepat.

“Anak-anak kita jangan hanya menjadi pasar teknologi, tetapi harus mampu memanfaatkannya secara bijak dan sesuai kesiapan mereka,” kata Meutya.

Ia menekankan bahwa prinsip “Tunggu Anak Siap” yang selama ini diterapkan dalam kebijakan perlindungan anak di ruang digital juga menjadi landasan dalam pemanfaatan AI di dunia pendidikan.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap sekolah, tenaga pendidik, dan keluarga dapat bersinergi dalam memanfaatkan teknologi secara tepat.

Dengan demikian, generasi muda Indonesia tidak hanya melek teknologi sejak dini, tetapi juga tetap tumbuh dengan perkembangan kognitif dan karakter yang seimbang.

Adapun SKB ini ditandatangani oleh tujuh menteri, yakni Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.(mc/adakalteng)

Pemerintahan

Sidak Bupati Ahmad Selanorwanda Pantau Langsung Pelayanan Publik di Hari Pertama Kerja

Published

on

KUALA PEMBUANG – Usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kamis (26/3/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung tingkat kehadiran pegawai serta kesiapan masing-masing instansi dalam mengaktifkan kembali roda pemerintahan pascalibur panjang.

Beberapa perangkat daerah yang menjadi sasaran di antaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Tak sekadar memantau absensi, kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi antara pimpinan daerah dan jajaran ASN.

Suasana pasca-Lebaran diharapkan mampu menjadi energi baru untuk membangun semangat kerja, memperkuat sinergi, serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah.

Dalam arahannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan pentingnya komitmen seluruh ASN untuk segera kembali fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, terlebih setelah masa libur panjang.

“Pascalibur, seluruh ASN harus kembali disiplin, bekerja maksimal, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap seluruh perangkat daerah dapat menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memastikan pelayanan publik tetap prima sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Sinergi Pemkab Lamandau dan Pusat: Percepatan Jaringan Listrik Masuk Desa Karang Mas

Published

on

NANGA BULIK – Pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil Kabupaten Lamandau terus menunjukkan geliat positif.

Salah satu progres signifikan terlihat dari dimulainya pemasangan tiang jaringan listrik di Desa Karang Mas, Kecamatan Lamandau, yang kini berjalan bertahap dan semakin intensif.

Kehadiran material jaringan listrik di desa tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Warga yang selama ini hidup tanpa akses listrik memadai kini mulai merasakan harapan baru akan perubahan kualitas hidup.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jaringan listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Masuknya listrik ke wilayah pedesaan bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi serta mendorong produktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Program ini juga selaras dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan akses listrik hingga ke seluruh pelosok desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

Di lapangan, proses pemasangan tiang listrik di Desa Karang Mas terus mendapat pengawasan ketat.

Tim teknis memastikan setiap tiang terpasang pada titik yang aman dan strategis guna menghindari risiko gangguan alam, sehingga distribusi listrik nantinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan masuknya jaringan listrik, berbagai sektor di desa tersebut diproyeksikan akan mengalami peningkatan signifikan.

Selain mendukung aktivitas belajar pada malam hari, listrik juga diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan peralatan produksi berbasis listrik.

Bupati pun memastikan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pembangunan di desa-desa lain yang masih dalam tahap perencanaan maupun pengerjaan.“Harapan kami, seluruh wilayah di Bumi Bahaum Bakuba dapat segera menikmati listrik secara merata, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang berfokus dari pinggiran melalui penguatan kedaulatan energi,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Tegaskan Etos Kerja, Bupati Lamandau Instruksikan ASN Langsung Fokus Layani Masyarakat Pasca Libur Panjang

Published

on

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas.

Bupati memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamandau telah kembali aktif bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa masa libur tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Seluruh ASN harus kembali fokus dan bekerja maksimal.

Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya, Rabu (25/3/2026)Rizky menambahkan, menjaga kepercayaan publik menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan pelayanan berjalan normal tanpa kendala, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, momentum pasca Lebaran juga menjadi titik penting untuk memperkuat etos kerja dan meningkatkan kedisiplinan aparatur di semua lini pemerintahan.

Ia berharap, dengan kesiapan yang telah dilakukan, seluruh aktivitas pelayanan publik di Kabupaten Lamandau dapat kembali berjalan lancar, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja nyata. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah daerah,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id