Connect with us

Palangkaraya

Sekda Kalteng: Pastikan Tepat Sasaran, Validasi Ulang Data Penerima Insentif Jabatan Sosial

Published

on

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mulai melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data calon penerima insentif bagi sejumlah jabatan keagamaan dan kemasyarakatan di seluruh wilayah Kalteng.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pendataan awal telah tersedia, namun saat ini tengah dilakukan pencocokan ulang guna memastikan keabsahan dan keaktifan jabatan di lapangan.

“Data awal sudah ada, mulai dari ustaz dan ustazah, marbot, pendeta, pastor, guru sekolah minggu, mantir, damang, ketua RT dan ketua RW. Sekarang sedang diverifikasi kembali,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Leonard, proses verifikasi ini penting agar insentif benar-benar diberikan kepada mereka yang masih aktif menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa insentif tersebut melekat pada jabatan, bukan pada kondisi ekonomi pribadi penerima.“RT itu jabatan, RW jabatan, Babinsa jabatan, Bhabinkamtibmas jabatan, damang jabatan. Termasuk para ustaz dan tokoh agama lainnya.

Semua yang memenuhi kriteria jabatan akan menerima,” tegasnya.Ia juga memastikan bahwa program ini tidak didasarkan pada kategori mampu atau tidak mampu, melainkan sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas peran strategis para pemangku jabatan dalam menjaga ketertiban, kerukunan, serta pelayanan sosial di tingkat akar rumput.

Selain tokoh agama dan tokoh adat, aparat kewilayahan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga masuk dalam daftar penerima insentif.

Pemerintah berharap proses verifikasi dapat segera dirampungkan dalam batas waktu yang akan ditentukan, sehingga penyaluran bisa dilakukan tepat waktu.

“Kita targetkan secepatnya, nanti akan ada deadline yang ditetapkan,” pungkas Leonard.Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret Pemprov Kalteng dalam memperkuat peran sosial dan menjaga stabilitas masyarakat melalui dukungan langsung kepada para penggerak di tingkat bawah.(mc/adakalteng)

Palangkaraya

Gubernur Agustiar Sabran: Gebyar Ramadan Berkah Momentum Perkuat Karakter dan Ukhuwah di Kalteng

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Lomba Gebyar Ramadan Berkah Jilid V yang digelar di halaman TVRI Kalimantan Tengah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Senin (2/3/2026).

Gubernur menilai, kegiatan tersebut telah menjadi ruang aktualisasi bakat dan potensi generasi muda, mulai dari anak-anak, remaja, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini. Ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah positif untuk menumbuhkan minat, bakat, serta semangat berkompetisi yang sehat di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Gebyar Ramadan Berkah bukan hanya perhelatan kompetitif, tetapi juga sarana pembinaan karakter yang sarat nilai keagamaan dan spiritualitas. Menurutnya, kegiatan semacam ini berperan penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, kreatif, serta berdaya saing.

“Ajang ini menjadi ruang pembinaan yang menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus memperkuat karakter generasi Qur’ani. Nilai moral, disiplin, dan semangat berprestasi harus tumbuh seiring dengan peningkatan kualitas keimanan,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa Ramadan seharusnya dimaknai sebagai momentum produktif, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menumbuhkan kreativitas dan prestasi.

“Ramadan bukan semata soal menahan diri, melainkan momentum untuk berkarya, mengasah kemampuan, dan menunjukkan prestasi terbaik kita dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius,” tuturnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu mempererat persaudaraan dan harmoni sosial di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan mempererat solidaritas antarwarga.

“Saya berharap Gebyar Ramadan Berkah ini menjadi media pemersatu yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan rasa cinta, serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kalteng,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyemarakkan Ramadan dengan karya dakwah, kreativitas positif, serta semangat berprestasi yang membawa keberkahan bagi pembangunan Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Palangkaraya

Sosialisasi KHBS di Istana Isen Mulang, Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Sektor

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya memastikan hak-hak dasar masyarakat tetap terpenuhi melalui implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Sosialisasi KHBS yang digelar di Istana Isen Mulang, Rabu (25/2/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyebut KHBS diluncurkan pada 20 Februari 2026 bertepatan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo sebagai wujud keberpihakan pemerintah daerah pada kebutuhan riil masyarakat.

“Meski ruang fiskal menyempit, kami tetap memprioritaskan program yang menyentuh langsung warga. APBD 2026 sekitar Rp5,4 triliun, turun jauh dibanding 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun.

Namun pelayanan dasar tidak boleh berhenti,” tegasnya.KHBS dirancang untuk memastikan warga terutama keluarga kurang mampu di wilayah pedalaman tetap memperoleh akses pendidikan, layanan kesehatan, pangan, bantuan tunai, hingga penguatan ekonomi.

“Kami tidak ingin ada anak Kalteng yang putus sekolah, warga tak bisa berobat saat sakit, atau keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.

Gubernur menjelaskan, penyaluran bantuan melalui KHBS dilakukan secara terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Seluruh transaksi tercatat digital guna mencegah penerima ganda dengan prinsip satu keluarga satu kartu.

Pemerintah juga membuka kanal pengaduan serta melakukan evaluasi berkala untuk pemutakhiran data agar sasaran program semakin presisi.

“Program sebesar ini tak mungkin langsung sempurna. Kuncinya ada pada sinergi dan kolaborasi lintas level pemerintahan hingga relawan di lapangan,” tambahnya.

Untuk itu, Bupati/Wali Kota, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kalimantan Tengah dilibatkan dalam sosialisasi guna menyamakan persepsi soal definisi KHBS, kriteria penerima manfaat, alur distribusi bantuan, serta tata kelola penggunaan kartu.

Pemerintah kabupaten/kota diminta aktif membantu mitra dan relawan Huma Betang dalam verifikasi validasi Keluarga Penerima Manfaat, memfasilitasi distribusi bantuan di wilayah masing-masing, serta memastikan penerima benar-benar sesuai DTSEN.

Proses pengaduan dan koreksi data dapat diakses daring melalui laman Humabetang.id. Gubernur menegaskan, tidak ada pungutan biaya dalam seluruh tahapan KHBS.

Sementara itu, Plt. Sekda Leonard S. Ampung menyampaikan sosialisasi ini bertujuan menyatukan persepsi Pemprov dan Pemkab/Pemkot, memperjelas aspek teknis kriteria penerima dan tata kelola, serta memperkuat koordinasi agar implementasi KHBS berjalan efektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Rapat dihadiri Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, seluruh Kepala Perangkat Daerah, pimpinan Bank Kalteng, serta Perum Bulog Kalimantan Tengah.

Bupati/Wali Kota, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan secara daring.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Palangkaraya

Gubernur Agustiar Sabran: Efisiensi Anggaran Tak Akan Hambat Program Prioritas Kalteng

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak akan menghambat program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Agustiar saat bersilaturahmi dan berdialog dengan pimpinan organisasi pers serta insan media di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (31/1/2026).

Acara ini dihadiri para pimpinan organisasi pers seperti PWI, IJTI, AMSI, SPS, AJI, AWPI, IPJI, SPRI, AJV, PJS, Pewarna, serta pimpinan redaksi dan jurnalis media mitra Pemprov Kalteng.

Kegiatan dimulai pukul 15.30 WIB dengan agenda jalan sore bersama, di mana Gubernur mengajak awak media meninjau langsung Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru yang terhubung dengan menara Bundaran Besar, yang dalam waktu dekat akan dibuka untuk masyarakat umum.

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif media dalam mengawal pembangunan daerah.

“Selama satu tahun terakhir, rekan-rekan pers, baik yang bermitra maupun yang belum berkontrak dengan Pemprov, telah menjalankan fungsi kontrol dan pemberitaan pembangunan dengan sangat baik,” ujar Rangga.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang tengah memasuki fase efisiensi anggaran. Namun menurutnya, situasi tersebut tidak menjadi penghalang bagi Gubernur dalam menjalankan program prioritas.

“Kondisi efisiensi ini tidak membatasi komitmen Bapak Gubernur untuk tetap menghadirkan program yang berpihak pada masyarakat Kalimantan Tengah.

Karena itu, kami mengajak seluruh insan pers untuk terus mendukung dan mengawal kebijakan tersebut,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Agustiar Sabran memaparkan langkah strategis yang telah diambil sejak awal masa kepemimpinannya.

Ia mengungkapkan, sejak dilantik sekitar 11 bulan lalu, kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan awal yang harus dihadapi.

“Efisiensi kami lakukan dengan memangkas belanja yang tidak berdampak langsung ke masyarakat, seperti perjalanan dinas, belanja ATK, kegiatan di hotel, serta pengeluaran seremonial lainnya,” jelas Agustiar.

Menurutnya, kebijakan ini justru menjadi momentum untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, termasuk program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana yang dipastikan tetap berjalan meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Program-program strategis tidak kami hilangkan. Infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat tetap kami jaga,” tegasnya.

Di sektor perlindungan sosial, Agustiar memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) tetap disalurkan kepada masyarakat, bahkan dapat dilakukan lebih dari lima kali dalam setahun.

Bantuan tersebut mencakup bantuan pangan, bantuan tunai, serta insentif bagi RT, RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, meskipun dengan penyesuaian anggaran.

Sebagai penutup, Gubernur juga mengumumkan inovasi layanan publik terbaru yang akan segera diluncurkan.

“Kami akan menghadirkan Kartu Huma Betang. Ini menjadi bukti bahwa di tengah efisiensi anggaran, komitmen kami terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah tetap berjalan maksimal,” pungkasnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta diakhiri dengan makan bersama antara Gubernur, jajaran pejabat Pemprov Kalteng, dan seluruh insan pers yang hadir.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id