Pemerintahan
Wabup Supian Sampaikan LKPJ TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Seruyan
KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung DPRD Seruyan, Senin (30/3/2026).
Wakil Bupati Seruyan, Supian, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk akuntabilitas publik sekaligus bahan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya pemerintahan selama satu tahun terakhir.
“LKPJ ini menjadi gambaran utuh atas kinerja pemerintah daerah, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, maupun pembinaan kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa laporan tersebut merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Dari sisi keuangan, Pemkab Seruyan mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp1,147 triliun atau 91,86 persen dari target.
Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp1,152 triliun atau 86,94 persen, dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Di sektor pembangunan manusia, capaian cukup menggembirakan ditunjukkan melalui peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Pada 2025, IPM Seruyan tercatat 71,24, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 68,68.Kenaikan ini dinilai mencerminkan perbaikan di berbagai sektor strategis, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus melampaui target yang telah ditetapkan.
Supian turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, hubungan yang harmonis menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Ke depan, komunikasi yang konstruktif ini harus terus dipertahankan. Capaian yang ada perlu ditingkatkan, sementara berbagai kekurangan menjadi bahan evaluasi bersama,” tegasnya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Seruyan dan dihadiri Wakil Ketua II DPRD, anggota dewan, unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, serta kepala perangkat daerah.
Menutup kegiatan, pemerintah daerah juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, seraya mengajak seluruh elemen untuk memperkuat komitmen pengabdian demi kemajuan Kabupaten Seruyan.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Gubernur Agustiar Sabran Resmi Lantik Linae Viktoria Aden Jadi Pj Sekda Kalteng
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H.Agustiar Sabran, resmi melantik Linae Viktoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah dalam prosesi khidmat, Selasa (31/3/2026) malam.
Pengangkatan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/71/2026, dengan masa jabatan selama tiga bulan terhitung mulai 1 April 2026.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Gubernur, serta disaksikan Wakil Gubernur Edy Pratowo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menegaskan kepercayaan penuh kepada Linae Viktoria Aden untuk mengemban amanah strategis sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan daerah.“Selamat kepada Ibu Linae Viktoria Aden atas pelantikan ini.
Saya yakin dan percaya mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta dedikasi,” tegasnya.Ia menilai pengalaman dan kapasitas yang dimiliki Linae menjadi modal penting dalam memastikan roda birokrasi berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Momentum pelantikan ini juga dimanfaatkan Gubernur untuk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Tambun Bungai.
Ia menekankan pentingnya kerja nyata dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan demi kemajuan Kalimantan Tengah.
Sebagai pucuk pimpinan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pj Sekda diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, mendorong kinerja OPD, serta memastikan sinkronisasi program strategis daerah dengan kebijakan pemerintah pusat berjalan optimal.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Akselerasi Pembangunan 2026, Bupati Seruyan Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kepala Perangkat Daerah
SERUYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan resmi menggelar penandatanganan perjanjian kinerja bagi seluruh kepala perangkat daerah di Aula BKAD sebagai langkah awal mengakselerasi capaian pembangunan tahun 2026.
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan performa kerja pemerintahan. Ia mendorong seluruh jajaran untuk tidak hanya bekerja rutinitas, tetapi berorientasi pada hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
“Siapa yang hari ini lebih baik dari kemarin adalah orang yang beruntung. Yang stagnan akan merugi, dan yang menurun termasuk golongan yang celaka,” tegasnya.
Menurut Bupati, perjanjian kinerja merupakan bagian krusial dalam siklus Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden.
Dokumen tersebut memuat penugasan program dan kegiatan yang dilengkapi indikator kinerja sebagai tolok ukur keberhasilan masing-masing organisasi perangkat daerah.
Ia menekankan, perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan proses monitoring, pengendalian, hingga evaluasi berjalan efektif dan terukur.
“Evaluasi akan dilakukan setiap triwulan, sehingga capaian target bisa terus dipantau dan disesuaikan jika terjadi kendala di lapangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap penandatanganan ini menjadi momentum awal untuk mendorong peningkatan kualitas kinerja perangkat daerah, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai secara optimal.
Dalam arahannya, ia juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah era digitalisasi. Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta melakukan pembaruan dalam metode kerja serta berani melakukan penyesuaian regulasi yang dinilai menghambat pelayanan publik.
Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan kinerja pemerintah tidak bisa dicapai secara parsial. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan target pembangunan.
“Capaian kinerja bukan hasil kerja satu instansi saja, tetapi merupakan buah dari sinergi seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bupati mengingatkan seluruh pejabat untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalitas.
Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata dan berdampak bagi masyarakat.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Pimpin Apel Pasca Libur Lebaran, Bupati Seruyan Soroti Kedisiplinan dan Realisasi Anggaran ASN
KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkaikan dengan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, untuk menegaskan kembali arah dan komitmen birokrasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengevaluasi kedisiplinan ASN usai libur panjang.
Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Supian, Penjabat Sekretaris Daerah Bahrun Abbas, jajaran staf ahli, asisten Setda, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan.
Dalam arahannya, bupati menegaskan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai titik awal pembaruan semangat pengabdian bagi seluruh ASN.
Ia mengingatkan bahwa peran ASN sangat strategis, tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dan perekat persatuan.
“Momentum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi harus menjadi penguat semangat kerja, peningkatan kualitas SDM, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Ia secara tegas mengingatkan seluruh ASN untuk menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta menjaga nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas.
Tak hanya aspek moral, bupati juga menyoroti perlunya pembenahan manajemen birokrasi secara teknis.
Salah satu langkah konkret yang diwajibkan adalah pelaksanaan rapat internal rutin di setiap perangkat daerah pada akhir bulan sebagai sarana evaluasi kinerja dan realisasi anggaran.
“Setiap rapat harus menghasilkan resume yang jelas dan terukur. Ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi kami, sekaligus mencerminkan kapasitas kepemimpinan dan kontribusi masing-masing unsur organisasi,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, ekonomi, dan ketenagakerjaan.
Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan peran aktif, kreativitas, dan inovasi dari seluruh ASN, bukan hanya pimpinan daerah.
Kegiatan ditutup dengan suasana haru melalui penyerahan kenang-kenangan kepada Budi Purwanto yang memasuki masa purna tugas. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di lingkungan Pemkab Seruyan. (Foto: Kominfoseruyan/mc/adakalteng)
-
Kotawaringin Timur2 bulan agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Pendidikan1 tahun agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Lamandau6 bulan agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Berita Utama7 bulan agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
-
Berita Utama6 bulan agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Pendidikan1 tahun agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur6 bulan agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan8 bulan agoAnjar Subiantori: Gerbang Awal Menuju Tantangan Kedepan
