Pemerintahan
Lanjutan Program Prioritas Gubernur: Pemprov Kalteng Perluas Jaringan Internet ke Sekolah dan Pustu
PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menggenjot pemerataan akses internet hingga ke pelosok desa.
Setelah memastikan seluruh kantor desa telah terkoneksi jaringan, kini fokus pembangunan diarahkan pada fasilitas publik agar manfaat digital bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan lanjutan dari program prioritas gubernur dalam menghapus wilayah blank spot di daerah.
“Berdasarkan data yang kami terima dari kabupaten pada 2024, target konektivitas untuk kantor desa sudah kita tuntaskan. Saat ini seluruh kantor desa sudah terhubung internet,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Meski demikian, ia menilai persoalan keterbatasan jaringan belum sepenuhnya teratasi. Luasnya wilayah desa menyebabkan masih banyak fasilitas umum yang belum tersentuh akses internet yang memadai.
Untuk itu, pada tahun 2026, Pemprov Kalteng menyiapkan program lanjutan berupa penguatan jaringan internet di berbagai fasilitas publik desa, terutama di wilayah terpencil yang masih tergolong blank spot.
“Fokus berikutnya adalah menghadirkan jaringan di fasilitas umum desa, khususnya di daerah paling jauh yang aksesnya masih terbatas,” jelas Rangga.
Ia menyebutkan sejumlah fasilitas yang menjadi prioritas antara lain sekolah, puskesmas pembantu (Pustu), serta sarana umum lain yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
“Di wilayah pedalaman biasanya ada sekolah dasar atau menengah, juga Pustu. Itu yang kita dorong agar terhubung, karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Rangga menambahkan, pendekatan program ini bersifat fleksibel menyesuaikan kondisi tiap desa. Pasalnya, tidak semua desa memiliki fasilitas yang sama, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan.“Tidak semua desa punya sekolah atau Pustu.
Jadi kita sesuaikan dengan potensi fasilitas publik yang ada, yang penting bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” tuturnya.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap kehadiran internet di desa tidak hanya terbatas pada kebutuhan administrasi pemerintahan, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap layanan digital, mulai dari pendidikan hingga kesehatan.
“Tujuan akhirnya adalah memperluas akses masyarakat desa terhadap layanan digital secara merata,” pungkasnya.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Pimpin HUT ke-76 Barito Utara, Gubernur Agustiar Sabran Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan
BARITO UTARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).
Peringatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial atau mengenang sejarah berdirinya daerah, melainkan menjadi pengingat penting untuk terus mempererat sinergi dalam membangun Barito Utara yang lebih maju.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Agustiar Sabran.
Ia menilai, memasuki usia ke-76 tahun, Kabupaten Barito Utara telah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.
Daerah ini juga memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditopang kekayaan seni serta budaya Dayak.
Menurut Gubernur, apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara optimal, berkelanjutan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal, Barito Utara diyakini mampu berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.
Ia pun mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar terus menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah.
“Saya berharap pemerintah daerah semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi yang dimiliki, menjaga keberlanjutan lingkungan serta budaya lokal, dan mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang pembangunan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mendukung pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Menurutnya, keberhasilan program itu memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Usai memimpin upacara, Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Barito Utara sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.
Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Torehan Gemilang di Manokwari: Kalteng Sabet 11 Medali Emas di Pesparawi Nasional XIV
MANOKWARI – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 dengan memboyong 11 medali emas dan satu medali perak.
Capaian membanggakan tersebut diumumkan dalam seremoni penutupan yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026).
Perhelatan nasional yang diikuti kontingen dari seluruh Indonesia itu secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Ribuan peserta memadati lokasi penutupan yang diawali dengan ibadah bersama dalam suasana khidmat sekaligus penuh sukacita.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, pemerintah kabupaten/kota, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga Kalteng mampu mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta, pelatih, pembina, dan LPPD Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas musik gerejawi serta mempersiapkan diri menghadapi Pesparawi Nasional XV di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Kontributor medali emas terbanyak berasal dari Kota Palangka Raya yang berhasil menjadi juara pada tujuh kategori, yakni Solo Anak Usia 7–10 Tahun, Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Vokal Solo Remaja Putra, Musik Pop Gerejawi, Paduan Suara Remaja/Pemuda, Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Paduan Suara Pria.
Prestasi emas lainnya disumbangkan Kabupaten Pulang Pisau melalui kategori Paduan Suara Anak, Kabupaten Seruyan pada kategori Vokal Grup, Kabupaten Murung Raya pada kategori Paduan Suara Wanita, serta Kabupaten Kotawaringin Timur pada kategori Musik Gereja Nusantara.
Sementara itu, satu medali perak diraih Kabupaten Murung Raya pada kategori Vokal Solo Remaja Putri.
Keberhasilan tersebut mencerminkan konsistensi pembinaan seni musik gerejawi yang dilakukan LPPD Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah.
Upaya pembinaan yang berkelanjutan dinilai berhasil melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Provinsi Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum setelah meraih empat gelar juara dari 12 kategori lomba dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden.
Prestasi yang diraih Kalimantan Tengah diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan seni musik gerejawi sekaligus memperkuat persiapan menghadapi Pesparawi Nasional XV yang akan digelar di Provinsi Sulawesi Tengah.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Komitmen Tindak Lanjuti Aspirasi Pers Terkait Pelayanan Publik
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan insan pers, khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Tengah.
Penegasan tersebut disampaikan saat menggelar silaturahmi bersama pimpinan media, organisasi pers, dan wartawan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (28/6/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka, dengan berbagai persoalan masyarakat menjadi topik pembahasan, mulai dari penataan Bundaran Besar Palangka Raya hingga gangguan pasokan listrik di sejumlah daerah.
“Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir. Saya ingin mendengar langsung saran, kritik, dan masukan dari rekan-rekan media demi kemajuan Kalimantan Tengah.
Kritik yang membangun tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah,” ujar Agustiar Sabran.Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan penyampai aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Karena itu, setiap masukan yang disampaikan akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan publik.
“Kami terbuka terhadap semua masukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pers adalah mitra penting yang menyampaikan kondisi riil di lapangan. Apa yang menjadi perhatian rekan-rekan media akan kami tindak lanjuti sebagai bahan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.
Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam dialog tersebut adalah kondisi kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.
Sejumlah wartawan berharap ikon ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu mendapat penataan yang lebih baik, baik dari sisi kebersihan, fasilitas pendukung, maupun kenyamanan bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Agustiar menilai Bundaran Besar merupakan wajah Kota Palangka Raya yang harus terus dijaga kualitas dan daya tariknya.
“Bundaran Besar adalah salah satu ikon Kalimantan Tengah. Masukan mengenai kebersihan, penataan kawasan, hingga penyediaan fasilitas publik yang lebih representatif akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Selain penataan kawasan perkotaan, gangguan pasokan listrik yang belakangan masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah juga menjadi perhatian serius.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga kegiatan dunia usaha.
Menanggapi hal itu, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menjalin koordinasi intensif dengan pihak terkait guna mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.
“Kami memahami keluhan masyarakat mengenai gangguan listrik. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan ini dapat segera diatasi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.
Di akhir pertemuan, Agustiar Sabran kembali menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan media.
Menurutnya, sinergi yang kuat akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan sekaligus mendukung pembangunan yang lebih transparan, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Pers merupakan mitra strategis pemerintah. Saya berharap hubungan baik ini terus terjalin sehingga pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(mc/adakalteng)
-
Pendidikan1 year agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Kotawaringin Timur9 months agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan1 year agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur5 months agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Berita Utama9 months agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Lamandau9 months agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Pemerintahan10 months agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
-
Berita Utama10 months agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
