Connect with us

Pemerintahan

Plt Sekda Kalteng Ingatkan ASN Patuhi Aturan Mudik: Larang Pakai Mobil Dinas dan Wajib Masuk Tepat Waktu

Published

on

PALANGKA RAYA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) diminta tetap disiplin dan mematuhi aturan yang berlaku.

Penegasan ini mencakup larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi serta kewajiban kembali bekerja sesuai jadwal.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa ASN dipersilakan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Namun, ia menekankan agar aktivitas mudik tidak mengganggu tanggung jawab sebagai abdi negara.“Silakan mudik, tapi tetap perhatikan kewajiban dan aturan yang ada,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Leonard juga mengingatkan pentingnya kehadiran ASN dalam agenda resmi pemerintah daerah, khususnya kegiatan silaturahmi Hari Raya yang digelar Gubernur Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang.

Pada hari pertama Lebaran, seluruh ASN diundang untuk mengikuti open house bersama masyarakat.“Ini momen kebersamaan dengan masyarakat, jadi kami harap ASN bisa hadir,” tambahnya.

Selain itu, ia menegaskan kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk perjalanan mudik pribadi dalam kondisi apa pun. Aturan ini harus dipatuhi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap fasilitas negara.

Tak hanya soal keberangkatan, Leonard juga menyoroti kedisiplinan saat kembali bekerja. ASN diminta tidak menambah masa libur di luar cuti bersama yang telah ditetapkan.

“Setelah libur selesai, harus kembali tepat waktu, jangan ada yang memperpanjang libur tanpa izin,” tegasnya.Dalam aspek keselamatan, ASN juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik, demi menghindari risiko kecelakaan.

“Utamakan keselamatan, patuhi rambu-rambu, dan jaga ketertiban di jalan,” pesannya.Leonard turut mengingatkan agar rumah yang ditinggalkan selama mudik dalam kondisi aman.

Ia menyarankan agar rumah dititipkan kepada tetangga atau dipastikan tidak dalam keadaan kosong tanpa pengawasan.“Pastikan listrik, kompor, dan hal lain yang berpotensi menimbulkan bahaya sudah aman, serta antisipasi risiko pencurian,” katanya.

Ia berharap momen Lebaran dapat dimanfaatkan ASN untuk berkumpul dengan keluarga, sekaligus kembali ke Palangka Raya dengan selamat dan siap menjalankan tugas seperti biasa.

“Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi dalam keadaan aman,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Pemerintahan

Gubernur Kalteng Fasilitasi 626 Warga Mudik Gratis Lebaran 2026 di Bundaran Besar

Published

on

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) secara resmi melepas ratusan peserta program Angkutan Mudik Gratis Lebaran 2026/1447 Hijriah di Bundaran Besar Palangka Raya, Rabu (18/03/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, sebagai bentuk komitmen pemerintah menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah biaya bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tradisi mudik merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman tanpa kendala.

“Momentum Lebaran adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Kami ingin memastikan kesempatan itu dapat dirasakan oleh semua masyarakat, tanpa terkecuali,” tegasnya.Ia juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama perjalanan, baik bagi pengemudi, penumpang, maupun petugas yang terlibat.

“Pengemudi harus mengutamakan keselamatan, penumpang menjaga kesehatan dan ketertiban, serta seluruh petugas memberikan pelayanan yang optimal dan humanis,” pesannya.Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, mengungkapkan bahwa program mudik gratis tahun ini melibatkan 18 unit bus dengan total 626 penumpang.

“Para pemudik diberangkatkan menuju sejumlah daerah, seperti Pangkalan Bun, Sampit, Buntok, Muara Teweh, Pangkoh, hingga lintas provinsi ke Banjarmasin,” jelas Leonard.

Ia menambahkan, kelancaran program ini didukung kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, BUMN, sektor swasta, hingga organisasi mitra di bidang transportasi.

Pemprov Kalteng berharap program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga berkontribusi menekan risiko kecelakaan lalu lintas dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.

Mengakhiri kegiatan, Gubernur Agustiar Sabran mendoakan seluruh peserta mudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan merayakan Idulfitri dalam suasana penuh kebahagiaan.

“Semoga perjalanan mudik tahun ini berlangsung lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi kita semua,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Wakil Bupati Lamandau Ajak Masyarakat Patuh Lapor SPT Tahunan Tepat Waktu

Published

on

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan pentingnya peran pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan dinilai menjadi kunci keberlanjutan pembangunan yang merata.

Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa kontribusi pajak terhadap pembangunan sangat signifikan. Ia menyebut, sekitar 80 persen pembangunan negara saat ini ditopang dari sektor perpajakan.

“Pajak merupakan tulang punggung pembangunan. Tanpa dukungan dari masyarakat melalui kepatuhan membayar dan melaporkan pajak, tentu berbagai program pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ujar Abdul Hamid.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut juga berlaku di Kabupaten Lamandau. Menurutnya, pajak menjadi salah satu instrumen vital dalam mendorong kemajuan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan layanan publik.

Oleh karena itu, Abdul Hamid mengajak seluruh masyarakat, khususnya wajib pajak di Lamandau, untuk segera melaksanakan kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

“Kami mengimbau kepada seluruh Kawan Pajak agar segera melaporkan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax DJP sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni 31 Maret 2026,” tegasnya.

Pemerintah berharap partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan pajak dapat meningkatkan penerimaan daerah sekaligus mempercepat pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Lamandau.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Gubernur Kalteng Salurkan Banpres dan Buka Pasar Murah di Katingan Jelang Nyepi serta Idulfitri

Published

on

KASONGAN – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, turun langsung menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) sekaligus membuka Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Selasa (17/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Area Sport Center Kabupaten Katingan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalimantan Tengah, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Bupati dan Wakil Bupati Katingan, jajaran Kepala OPD Pemprov Kalteng, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa penyaluran Banpres merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat yang disinergikan dengan program daerah untuk memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan jelang hari besar keagamaan.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi momen penting seperti Nyepi dan Idulfitri,” ujarnya.

Tak hanya itu, Pemprov Kalteng juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Program ini disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.Di sisi lain, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai sebesar Rp250 ribu guna meringankan beban ekonomi.

Gubernur berharap, kombinasi bantuan Presiden, pasar murah, serta bansos tunai ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Katingan, khususnya dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga.

Usai pembukaan, ratusan warga terlihat memadati stan Gerakan Pangan Murah. Selain berbelanja, sebagian masyarakat juga langsung mencairkan bantuan tunai KHBS yang telah disiapkan.

Menutup arahannya, Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan program KHBS agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id