Connect with us

Ragam dan Peristiwa

Lari hingga ke Jambi, Guru PPPK Terduga Pelaku Cabul di Labuhanbatu Selatan Akhirnya Diringkus

Published

on

Aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap AS (33), seorang oknum guru olahraga berstatus PPPK sempat menjadi DPO selama delapan bulan diduga cabuli 23 siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Ia diduga telah melakukan pencabulan terhadap 23 siswi dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama kurang lebih delapan bulan.

Penangkapan dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan di kediaman istrinya yang berada di Kabupaten Batubara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat, termasuk ke wilayah Samosir dan Jambi, untuk menghindari kejaran aparat.

Pelarian AS berakhir setelah petugas mendapatkan informasi keberadaannya. Ia disebut kembali ke rumah istrinya karena alasan anaknya sedang sakit, sebelum akhirnya diamankan tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu Selatan, Elimawan Sitorus, membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini tersangka telah dibawa ke Mapolres Labuhanbatu Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Benar, tersangka sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan di Polres Labusel. Penangkapan dilakukan di wilayah Batubara,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).Sementara itu, Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan, Ilham Daulay, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangkap pelaku yang sempat buron cukup lama. ” Saya apresiasi kepada Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil menangkap pelaku yang kabur dan sempat menjadi DPO,” katanya.Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.Selain proses hukum, KPAD juga menyoroti pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban yang disebut berjumlah puluhan siswi tersebut.”Pemulihan psikologis korban harus menjadi perhatian utama selain proses hukum yang berjalan,” tegas Ilham.

Ragam dan Peristiwa

Pangkalan Gas di Sampit Ludes Terbakar, Polisi Turun Tangan Usut Penyebabnya

Published

on

Sampit – Sebuah rumah sekaligus tempat pangkalan gas elpiji, yang berada di Jalan Muhammad Hatta, Perumahan Sinar Fajar, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hangus terbakar, Rabu, 26 Agustus 2026.

Dari informasi yang dihimpun kebakaran ini terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Bangunan rumah yang berkontruksi kayu membuat api dengan cepat menyebar dan membakar seluruh bagian rumah.

Yuliani warga sekitar mengatakan, saat itu dirinya tengah beraktifitas di depan rumahnya, kemudian melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi di perumahan tersebut.

“Saya lihat asalnya tebal, lalu ada warga juga tadi yang sempat teriak ada kebakaran, ternyata lokasinya di rumah pangkalan gas,” kata Yuliani.

Melihat kobaran api yang cukup besar warga sekitar lokasi kejadian, sempat bejibaku memadamkan air dengan peralatan seadanya sebelum pemadam kebakaran dan sejumlah relawan kebakaran tiba di lokasi kebakaran.

Hingga berita ini ditulus petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman dan dibantu oleh relawan swadaya kebakaran Sampit, dan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Meski demikian, petugas kepolisian terlihat telah berada di lokasi kebakaran untuk meminta keterangan saksi-saksi, guna memastikan penyebab kebakaran tersebut. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Kobaran Api Hanguskan 5 Kios di Depan SDN 2 Sampit, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Published

on

Sedikitnya lima buah kios di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di sekitar Taman Kota Sampit, ludes terbakar pada Rabu malam, 15 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Lokasi kejadian berada tepat di depan SDN 2 Sampit, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim masih terus melakukan pembasahan di lokasi kejadian untuk mencegah api kembali menyala.

Kepala Damkar Kotim mengerahkan sedikitnya 7 armada pemadam kebakaran ke lokasi dibantu pemadam kebakaran dari masyarakat.

Petugas berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

“Kurang lebih ada 5 kios yang terbakar. Saat ini petugas masih di lapangan melakukan pembasahan,” ujar salah satu petugas Damkar Kotim di lokasi.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Pasar PPM Sampit

Published

on

Sampit – Warga yang berada si sekitar Sungai Mentaya, kawasan pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di sungai, Minggu, 28 Juni 2026.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Diketahui mayat perempuan itu ditemukan warga di dermaga pelabuhan penyebrangan kelotok sehingga mengejutkan warga sekitar yang hendak beraktifitas.

Udin warga sekitar mengatakan, setelah melihat jenazah wanita tersebut kemudian warga mengghubungi pihak terkait untuk mengevakuasi korban.

“Tadi ditemukan masih mengapung dengan posisi telungkup dan menggunakan pakaian berwarna biru, dan langsung melapor kepada pihak kepolisian,” kata Udin.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas dan penyebab korban hingga di temukan meninggal dunia di sungai tersebut.

Namun, saat ini pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi.”Identitasnya saya kurang mengetahui, tetapi ada beberapa warga yang bilang bahwa korban istri dari tukang jahit,” ucapnya.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi oleh pihak PMI Kotim dan di bawa ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id