Connect with us

Pemerintahan

Supian Tekankan Akurasi Data, Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan Seruyan

Published

on

Logo Kategori Seruyan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan memperkuat tata kelola data lintas perangkat daerah melalui Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Seruyan Tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan disusun berdasarkan data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Forum yang mengusung tema “Satu Data, Satu Langkah, Menuju Pembangunan Seruyan yang Lebih Baik” tersebut dibuka Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., di Aula Bapperida Kabupaten Seruyan, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat daerah, camat se-Kabupaten Seruyan, sekretaris perangkat daerah, serta jajaran perencana dari masing-masing instansi.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi dalam pengelolaan data sektoral.

Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala Bapperida Kabupaten Seruyan Agung Setiawan, S.STP., M.Si.menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi wadah untuk menyelaraskan proses pengumpulan, pengolahan, hingga pemanfaatan data yang dihasilkan setiap perangkat daerah.

“Salah satu agenda penting yang dibahas adalah menyepakati daftar data yang akan dikumpulkan dan diproduksi masing-masing instansi, termasuk menetapkan data prioritas sebagai bahan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan daerah,” sampainya.

Agung juga menegaskan, Kabupaten Seruyan membutuhkan satu sumber data resmi yang terintegrasi melalui Portal Satu Data Kabupaten Seruyan.

Dengan demikian, potensi perbedaan angka maupun ketidaksinkronan informasi antarlembaga dapat diminimalkan.

“Selain meningkatkan konsistensi data, penerapan sistem tersebut juga diharapkan mampu mengurangi permintaan data secara berulang kepada perangkat daerah, memangkas beban pelaporan, serta mempermudah pemenuhan berbagai indikator kinerja pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., saat membacakan sambutan Bupati Seruyan menegaskan bahwa Forum Satu Data Indonesia merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden tentang Satu Data Indonesia.

Menurutnya, pengelolaan data tidak boleh dilakukan secara parsial oleh masing-masing instansi.

Seluruh perangkat daerah harus memiliki standar dan kesamaan persepsi agar informasi yang dihasilkan dapat digunakan secara terpadu.

“Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Kualitas data akan sangat menentukan ketepatan pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan menetapkan arah pembangunan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Supian juga menekankan bahwa ketersediaan data berkualitas menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pencapaian visi Kabupaten Seruyan dalam RPJMD 2025–2029, yakni Terwujudnya Transformasi Pembangunan Kabupaten Seruyan yang Berkelanjutan, Sejahtera, Adil, Maju, dan Amanah untuk Semua.Untuk mewujudkan hal tersebut, terdapat lima hal yang menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.

Pertama, setiap perangkat daerah sebagai produsen data harus menjalankan prinsip Satu Data Indonesia, mencakup penerapan standar data, kelengkapan metadata, interoperabilitas, serta penggunaan kode referensi dan data induk.

Kedua, kualitas dan keakuratan data harus menjadi prioritas. Setiap informasi yang dihasilkan wajib diperbarui secara berkala agar tetap relevan dengan kondisi terkini dan layak dijadikan dasar pengambilan keputusan.

Ketiga, data yang tersedia tidak boleh sekadar menjadi pelengkap administrasi. Seluruh perangkat daerah diminta mengoptimalkan pemanfaatannya dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, pengendalian, hingga monitoring dan evaluasi pembangunan.

Keempat, memperkuat koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seruyan sebagai mitra strategis dalam pembinaan statistik sektoral.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang bertanggung jawab mengelola data di setiap perangkat daerah juga perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Kelima, pemerintah daerah harus menjamin keterbukaan informasi sebagai bagian dari transparansi kepada masyarakat.

Namun, pelaksanaannya tetap wajib memperhatikan ketentuan perundang-undangan terkait keterbukaan informasi publik dan perlindungan data pribadi.

Melalui forum ini, Pemkab Seruyan berharap tercipta komitmen bersama untuk membangun sistem pengelolaan data yang lebih tertib, terintegrasi, dan berkesinambungan.

Tidak hanya menghasilkan kesepakatan mengenai tata kelola data, forum ini juga ditargetkan melahirkan rencana tindak lanjut yang konkret bagi seluruh perangkat daerah,” tutupnya.

Dengan demikian, data pemerintah tidak berhenti sebagai dokumen pelaporan, tetapi menjadi instrumen penting dalam menentukan prioritas, mengukur capaian, serta merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seruyan.(mc/adakalteng)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintahan

Wabup Seruyan Dorong BKPRMI Bentuk Generasi Muda Religius dan Berdaya Saing

Published

on

Logo Kategori Seruyan

KUALA PEMBUANG – Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., mendorong Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Seruyan mengambil peran lebih besar dalam membina generasi muda Islam agar tumbuh menjadi pribadi religius, berakhlak mulia, kreatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan sekaligus membuka kegiatan pembekalan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Seruyan periode 2026–2031 di Masjid Fathul Jannah, Kamis (5/11/2026).

Dalam sambutannya, Supian menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi maupun pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan semangat kebersamaan, terutama dalam membina pemuda dan remaja masjid di Kabupaten Seruyan,” ujarnya.

Dia menilai, keberadaan BKPRMI memiliki posisi strategis di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan beragam tantangan sosial yang dihadapi generasi muda.

Organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menghadirkan program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

Supian berharap BKPRMI dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan luas, kecerdasan, kreativitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Generasi muda harus kita persiapkan agar memiliki bekal keimanan dan ketakwaan, sekaligus kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya, berorganisasi, dan mengembangkan potensi diri,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian utama, terutama dalam membentuk masyarakat yang beriman, berilmu, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Karena itu, Supian mengajak seluruh pengurus masjid, tokoh agama, orang tua, serta elemen masyarakat untuk bersinergi mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan masjid.

Menurutnya, dukungan dan keterlibatan semua pihak sangat diperlukan agar pemuda dan remaja memiliki ruang untuk berinovasi, berkreasi, serta menyalurkan energi dan kemampuan mereka ke arah yang bermanfaat.

“Pembinaan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab organisasi, tetapi membutuhkan dukungan bersama.

Mari kita berikan kesempatan kepada mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi agama, masyarakat, serta pembangunan Kabupaten Seruyan,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Supian kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Seruyan periode 2026–2031.

Dia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembinaan umat serta kemajuan daerah.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kemudahan, petunjuk, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Wabup Seruyan: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor Penyelamatan Lingkungan

Published

on

Logo Kategori Seruyan

KUALA PEMBUANG– Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., mendorong generasi muda menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Kepedulian terhadap alam harus ditanamkan sejak dini dan diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar imbauan atau kegiatan seremonial.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Kemah Hijau sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Seruyan Tahun 2026 di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah atau perwakilannya, pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka, kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, guru pembina, kader Adiwiyata, anggota Pramuka Saka Kalpataru serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Supian menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup saat ini semakin kompleks.

Banjir, tanah longsor, pencemaran, kebakaran hutan dan lahan hingga berkurangnya keanekaragaman hayati merupakan ancaman yang membutuhkan perhatian serius serta keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

Diperlukan kesadaran kolektif dan perubahan perilaku masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi penentu keberlanjutan lingkungan pada masa mendatang.

“Kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Generasi muda harus mengambil peran sebagai pelopor dan pejuang penyelamatan lingkungan, mulai dari hal-hal sederhana di sekolah, keluarga hingga masyarakat,” tegas Supian.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong pendidikan berwawasan lingkungan melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) atau Program Adiwiyata.

Pembinaan juga diperkuat melalui Pramuka Saka Kalpataru sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan dan kepedulian generasi muda terhadap alam.

Supian mengapresiasi perkembangan sekolah Adiwiyata di Kabupaten Seruyan yang berhasil menempati peringkat keempat di Provinsi Kalimantan Tengah.

Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 40 sekolah telah mengikuti dan memperoleh penghargaan Adiwiyata pada berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, nasional hingga Adiwiyata Mandiri.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa kesadaran terhadap pentingnya lingkungan hidup mulai tumbuh di dunia pendidikan.

Namun, prestasi itu diharapkan tidak membuat seluruh pihak berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk memperluas penerapan budaya ramah lingkungan di sekolah-sekolah lainnya.

Selain itu, Supian juga memberikan apresiasi terhadap kiprah Pramuka Saka Kalpataru Kabupaten Seruyan yang disebut sebagai satu-satunya Saka Kalpataru aktif di Kalimantan Tengah.

Keberadaan organisasi tersebut bahkan telah membawa nama Seruyan dalam berbagai kegiatan di luar daerah, di antaranya kegiatan tingkat regional di Banjarbaru pada 2023 serta Perkemahan Nasional Saka Kalpataru dan Wanabakti di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada 2024.

Melalui Kemah Hijau yang mengusung tema “Generasi Lestari, Peduli Bumi, Bebas Sampah, Hemat Energi dan Air, Hutan Hijau”, Supian berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman berkemah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Ia menekankan, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan harus diterapkan secara berkelanjutan, seperti membiasakan diri mengurangi sampah, menghemat air dan energi, menjaga kebersihan lingkungan serta ikut melestarikan kawasan hutan.

“Kita menginginkan pembangunan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang. Karena itu, anak-anak muda harus memiliki kepedulian dan keberanian untuk mengambil bagian dalam menjaga bumi, bukan hanya untuk Seruyan, tetapi juga bagi bangsa dan dunia,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah, satuan pendidikan, Gerakan Pramuka dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan Saka Kalpataru serta memperluas gerakan sekolah Adiwiyata.

“Mari kita sukseskan program pemerintah ini dengan terus menumbuhkan Gerakan Pramuka Saka Kalpataru dan sekolah Adiwiyata di Bumi Gawi Hatantiring yang kita cintai. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Seruyan yang bersih, hijau, lestari dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pembukaan Kemah Hijau Tahun 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat edukasi lingkungan sekaligus membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli, bertanggung jawab dan aktif mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Bupati Seruyan Pastikan Kesiapan Helikopter Kemenhut, Perkuat Penanganan Karhutla

Published

on

Logo Kategori Seruyan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan terus memperkuat langkah antisipasi dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salah satunya dengan memastikan kesiapan operasional armada udara milik Satuan Tugas (Satgas) Udara Kementerian Kehutanan yang disiagakan di Bandara Kuala Pembuang.

Kesiapan tersebut ditinjau langsung Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., Selasa (3/11/2026), di Bandara Kuala Pembuang.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan dukungan armada udara dapat beroperasi secara optimal dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Seruyan.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Kepala Pelaksana BPBD Seruyan Agus Supriadi, S.Pi., M.M., serta Kepala SPTN Wilayah II Kuala Pembuang Balai Taman Nasional Tanjung Puting, Sugoro Sutoyo, S.Hut.

Rombongan turut memeriksa kesiapan helikopter jenis AS350B3E dengan nomor registrasi PK-DAP yang dioperasikan Derazona Air Service.

Helikopter tersebut disiapkan untuk mendukung kegiatan pemantauan kawasan rawan kebakaran sekaligus membantu penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan, kesiapsiagaan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman karhutla.

Terlebih, penanganan kebakaran membutuhkan langkah cepat, koordinasi terpadu, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

Menurutnya, keberadaan helikopter menjadi dukungan strategis untuk mempercepat deteksi dini, memantau perkembangan titik api, hingga membantu proses penanggulangan apabila terjadi kebakaran.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kesiapan seluruh pihak, koordinasi yang kuat, serta respons cepat agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar,” tegas Ahmad Selanorwanda.

Ia berharap, dukungan armada udara dari Kementerian Kehutanan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan karhutla di Kabupaten Seruyan.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Kehutanan, BPBD, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar langkah pemantauan, pencegahan, dan pemadaman dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

“Yang paling utama adalah melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, serta mencegah kebakaran meluas. Karena itu, seluruh personel dan sarana pendukung harus benar-benar siap ketika dibutuhkan,” ujarnya.

Melalui kesiapan Satgas Udara tersebut, Pemkab Seruyan berharap pengawasan terhadap kawasan rawan karhutla semakin optimal.

Selain menekan risiko kebakaran, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Bumi Gawi Hatantiring.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id