Connect with us

Ragam dan Peristiwa

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Pasar PPM Sampit

Published

on

Sampit – Warga yang berada si sekitar Sungai Mentaya, kawasan pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di sungai, Minggu, 28 Juni 2026.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Diketahui mayat perempuan itu ditemukan warga di dermaga pelabuhan penyebrangan kelotok sehingga mengejutkan warga sekitar yang hendak beraktifitas.

Udin warga sekitar mengatakan, setelah melihat jenazah wanita tersebut kemudian warga mengghubungi pihak terkait untuk mengevakuasi korban.

“Tadi ditemukan masih mengapung dengan posisi telungkup dan menggunakan pakaian berwarna biru, dan langsung melapor kepada pihak kepolisian,” kata Udin.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas dan penyebab korban hingga di temukan meninggal dunia di sungai tersebut.

Namun, saat ini pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi.”Identitasnya saya kurang mengetahui, tetapi ada beberapa warga yang bilang bahwa korban istri dari tukang jahit,” ucapnya.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi oleh pihak PMI Kotim dan di bawa ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit. (mc/adakalteng)

Ragam dan Peristiwa

Diduga Dikeroyok 3 Orang Menggunakan Sajam, Tamu Undangan Pernikahan di Kotim Tewas

Published

on

Sampit – Sebuah acara pernikahan di Jalan Eks Sarpatim, Kelutahan Kuala Kuayan, Kecamatan Menyata Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berubuah menjadi peristiwa berdarah, akibat perkelahian sejumlah orang, Minggu, 28 Juni 2026 dini hari.

Dalam peristwa tragis ini, menwaskan satu orang warga dan satu lainnya kritis akibat diduga akibat terkena serangan senjata tajam.

Saat dikonformasi, Lurah Kuala Kuayan Dadang Arianto, membenarkan peristiwa ini, ia mengatakan insiden beradah ini melibatkan perkelahian tiga orang lawan dua orang.

“Awalnya saat diacara itu ada organ tunggal, dam kejadian ini setelah organ tunggal selesai tiba-tiba ada perkelahian, dan informasinya ada satu yang meninggal dunia dan satu kritis,” kata Dadang Arianto.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya perkelahian tersebut.

Namun, dari informasi yang didapat tiga orang orang pelaku mengeroyok dua korban menggunakan senjata tajam.

Akibat perkelahian ini satu orang meninggal dunia di tempat kejadian satu lainnya kritis karena luka yang diderita korban, dan saat ini telah di bawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar kelurahan Kuala Kuayan, karena suasana pernikahan yang seharusnya acara bahagia menjadi duka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian masih berusaha mengkonfirmasi aparat untuk mengetahui motif dari insiden maut ini. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Cekcok Berujung Tragis, Wanita di Kotim Alami Luka Bakar Serius Usai Dibakar Pacar

Published

on

Sampit – Seorang wanita berinisial TLD (34), harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit dr. Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), karena mengalami luka bakar serius dibagian tubuhnya.

TLD mengalami luka bakar setelah dibakar oleh kekasihnya yang berinisial SM di rumah korban yang berada di Jalan Metro Tv, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, pada Rabu 24 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban menjelaskan kejadian itu berawal saat dirinya sedang bertengkar karena pelaku ketahuan ada menghubungi perempuan lain untuk mengajak selingkuh.

“Saya melihat di SM ini chatan dengan perempuan lain istri oranf untuk mengajak selingkuh, dia tidak mengaku disitu kami sempat bertengkar,” kata TLD korban, Jumat, 26 Juni 2026.

Setelah bertengkar, kemudian korban pergi keluar rumah sementara pelaku masih berada di rumah korban.

Namun, ketika korban pulang keduanya kembali bertengkar dan tiba-tiba pelaku menyiram pertalite ke tubuh korban dan ke tubuhnya.

“Lalu pelaku ini menyalakan korek dan mengancam untuk sama-sama terbakar, kemudian ternyata api itu menyambar ke tubuhnya dan ke saya, kami panik dan lari ke kamar mandi,” kata korban.

Setelah kejadian ini kemudian korban meminta tolong kepada tetangga rumah, dan akhirnya korban di larikan ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit untuk mendapat perawatan.

“Yang membawa saya ke rumah sakit tetangga saya, sementara SM sempat di bawa ke rumah sakit tapi dia sudah pulang,” ungkap korban.

Korban juga mengaku sering mendapat ancaman dari pelaku ketika saat bertengkar, atas kejadian ini korban telah melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat menghukum pelaku dengan seberat-beratnya, karena saya sudah sakit hati diperlakukan sampai begini,” pungkasnya. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Lari hingga ke Jambi, Guru PPPK Terduga Pelaku Cabul di Labuhanbatu Selatan Akhirnya Diringkus

Published

on

Aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap AS (33), seorang oknum guru olahraga berstatus PPPK sempat menjadi DPO selama delapan bulan diduga cabuli 23 siswa di salah satu sekolah dasar negeri di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Ia diduga telah melakukan pencabulan terhadap 23 siswi dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama kurang lebih delapan bulan.

Penangkapan dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Labuhanbatu Selatan di kediaman istrinya yang berada di Kabupaten Batubara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat, termasuk ke wilayah Samosir dan Jambi, untuk menghindari kejaran aparat.

Pelarian AS berakhir setelah petugas mendapatkan informasi keberadaannya. Ia disebut kembali ke rumah istrinya karena alasan anaknya sedang sakit, sebelum akhirnya diamankan tanpa perlawanan.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu Selatan, Elimawan Sitorus, membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini tersangka telah dibawa ke Mapolres Labuhanbatu Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.“Benar, tersangka sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan di Polres Labusel. Penangkapan dilakukan di wilayah Batubara,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).Sementara itu, Ketua KPAD Labuhanbatu Selatan, Ilham Daulay, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangkap pelaku yang sempat buron cukup lama. ” Saya apresiasi kepada Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil menangkap pelaku yang kabur dan sempat menjadi DPO,” katanya.Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi para korban.Selain proses hukum, KPAD juga menyoroti pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban yang disebut berjumlah puluhan siswi tersebut.”Pemulihan psikologis korban harus menjadi perhatian utama selain proses hukum yang berjalan,” tegas Ilham.

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id