Connect with us

Ragam dan Peristiwa

Diduga Terlibat Pencurian di PT KKP 4 Orang Terkena Tembakan, 4 Orang Lainnya Melarikan Diri

Published

on

SAMPIT – Polres Kotawaringin Timur (Kotim), mengungkap terduga pelaku pencurian kelapa sawit di Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berjumlah delapan orang.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengakatan pelaku pencurian buah kelapa sawit di areal PT. KKP 3 di perbatasan HGU PT. Mas Bakung Estate Mas berjumlah delapan orang, empat orang kabur.

“Ada delapan orang, saat ini masih dilakukan penyeledikan,” kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Rabu, 24 Desember 2025.

Empat orang terduga pelaku yakni FI, AM, JI dan IS tertembak aparat dan mengalami luka-luka.

Satu orang yaitu AM harus dilarikan ke RSUD dr. Murjani Sampit karena mengalami luka di bagian dada sebelah kanan. Sementara itu, empat orang lainnya yang tidak diketahui identitasnya kabur.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WIB dan telah di tangani oleh pihak kepolisian Polres Kotim.

Sebelumnya, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut keempat orang warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, yang menjadi korban penembakan adalah pelaku pencurian buah sawit.

Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Sugiharso mengatakan, mereka merupakan pelaku pencurian buah kelapa sawit dan tertangkap tangan oleh petugas.

“Mereka melawan petugas dan sudah diberikan tembakan peringatan masih melawan sehingga diberikan tindakan terukur,” kata AKP Sugiharso, Selasa, 23 Desember 2025.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa para saksi-saksi terkait kejadian di areal perbatasan PT. KKP3 dan wilayah HGU PT. Mas Bakung estate Mas ini. (mc/adakalteng)

Ragam dan Peristiwa

Kobaran Api Hanguskan 5 Kios di Depan SDN 2 Sampit, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Published

on

Sedikitnya lima buah kios di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di sekitar Taman Kota Sampit, ludes terbakar pada Rabu malam, 15 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Lokasi kejadian berada tepat di depan SDN 2 Sampit, Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur.

Hingga berita ini diturunkan, tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim masih terus melakukan pembasahan di lokasi kejadian untuk mencegah api kembali menyala.

Kepala Damkar Kotim mengerahkan sedikitnya 7 armada pemadam kebakaran ke lokasi dibantu pemadam kebakaran dari masyarakat.

Petugas berjibaku memadamkan api yang dengan cepat membesar karena bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

“Kurang lebih ada 5 kios yang terbakar. Saat ini petugas masih di lapangan melakukan pembasahan,” ujar salah satu petugas Damkar Kotim di lokasi.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Penemuan Mayat Perempuan Gegerkan Warga Pasar PPM Sampit

Published

on

Sampit – Warga yang berada si sekitar Sungai Mentaya, kawasan pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di sungai, Minggu, 28 Juni 2026.

Penemuan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Diketahui mayat perempuan itu ditemukan warga di dermaga pelabuhan penyebrangan kelotok sehingga mengejutkan warga sekitar yang hendak beraktifitas.

Udin warga sekitar mengatakan, setelah melihat jenazah wanita tersebut kemudian warga mengghubungi pihak terkait untuk mengevakuasi korban.

“Tadi ditemukan masih mengapung dengan posisi telungkup dan menggunakan pakaian berwarna biru, dan langsung melapor kepada pihak kepolisian,” kata Udin.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas dan penyebab korban hingga di temukan meninggal dunia di sungai tersebut.

Namun, saat ini pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi.”Identitasnya saya kurang mengetahui, tetapi ada beberapa warga yang bilang bahwa korban istri dari tukang jahit,” ucapnya.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi oleh pihak PMI Kotim dan di bawa ke Rumah Sakit dr. Murjani Sampit. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Ragam dan Peristiwa

Diduga Dikeroyok 3 Orang Menggunakan Sajam, Tamu Undangan Pernikahan di Kotim Tewas

Published

on

Sampit – Sebuah acara pernikahan di Jalan Eks Sarpatim, Kelutahan Kuala Kuayan, Kecamatan Menyata Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berubuah menjadi peristiwa berdarah, akibat perkelahian sejumlah orang, Minggu, 28 Juni 2026 dini hari.

Dalam peristwa tragis ini, menwaskan satu orang warga dan satu lainnya kritis akibat diduga akibat terkena serangan senjata tajam.

Saat dikonformasi, Lurah Kuala Kuayan Dadang Arianto, membenarkan peristiwa ini, ia mengatakan insiden beradah ini melibatkan perkelahian tiga orang lawan dua orang.

“Awalnya saat diacara itu ada organ tunggal, dam kejadian ini setelah organ tunggal selesai tiba-tiba ada perkelahian, dan informasinya ada satu yang meninggal dunia dan satu kritis,” kata Dadang Arianto.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab terjadinya perkelahian tersebut.

Namun, dari informasi yang didapat tiga orang orang pelaku mengeroyok dua korban menggunakan senjata tajam.

Akibat perkelahian ini satu orang meninggal dunia di tempat kejadian satu lainnya kritis karena luka yang diderita korban, dan saat ini telah di bawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar kelurahan Kuala Kuayan, karena suasana pernikahan yang seharusnya acara bahagia menjadi duka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian masih berusaha mengkonfirmasi aparat untuk mengetahui motif dari insiden maut ini. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id