Kotawaringin Timur
Kekecewaan Meluas, Warga Pertanyakan Komitmen CSR PT BSP di Cempaga
SAMPIT – Ketegangan menyeruak di wilayah Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Salah satu perusahaan besar swasta (PBS) kelapa sawit yang mengeruk keuntungan di daerah tersebut yakni PT Borneo Sawit Perdana (BSP) tengah menjadi sorotan tajam.
Ditengah ajakan mereka agar masyarakat juga harus melindungi kegiatan investasi mereka justru sebaliknya saat diminta dukungan dinilai sangat melecehkan.
Perusahaan ini dinilai tidak menghargai—bahkan dituding melecehkan klub sepak bola kebanggaan masyarakat setempat, Cempaga All Star.
Pemicunya terbilang miris, dalam aksi penggalangan dana untuk pembinaan atlet muda agar bisa berlaga di ajang bergengsi sekelas kabupaten, HNR CUP 2 di Kota Sampit, PT BSP dilaporkan hanya menggelontorkan sumbangan sebesar Rp 500.000.
Nilai yang dianggap “receh” bagi sekelas perusahaan sawit raksasa ini sontak memicu amarah pengurus klub dan warga.
Pengurus Cempaga All Star, Ancah, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya, bahkan meminta agar uang itu dikembalikan saja.
Menurutnya, kontribusi yang sangat minim tersebut merupakan bentuk nyata dari ketidakpedulian perusahaan terhadap pemuda dan pencinta olahraga di wilayah operasional mereka sendiri.
“Untuk event sekelas kabupaten, perhatian PT BSP ini sangat tidak sebanding. Mereka mengeruk keuntungan luar biasa dari bisnis kelapa sawit di tanah kami, tapi ketika pemuda lokal meminta dukungan untuk membawa nama baik daerah, tanggapannya hanya seperti ini. Kami merasa dilecehkan,” ujar Ancah dengan nada geram, Jumat 12 Juni 2026.
Bagi masyarakat Cempaga, sepak bola bukan sekadar permainan, melainkan marwah dan wadah positif bagi generasi muda untuk berprestasi.
Turnamen HNR CUP 2 di Sampit merupakan panggung penting bagi Cempaga All Star untuk menunjukkan taji.
Namun, harapan mendapat sokongan segar dari korporasi yang bertengger di wilayah mereka justru berbuah kekecewaan mendalam.
Hingga berita ini diturunkan, riak kekecewaan masyarakat Cempaga terus meluas.
Publik kini mempertanyakan sejauh mana komitmen Corporate Social Responsibility (CSR) PT BSP terhadap pemberdayaan masyarakat lokal ataukah keberadaan investasi hijau tersebut hanya manis di atas kertas namun gersang dalam realisasi sosial.
“Kita sudah tahu hanya seperti itu kepedulian mereka, jadi jika ada masalah jangan minta dukungan masyarakat lagi dengan dalih menjaga investasi,” tandasnya.(mc/adakalteng)
Kotawaringin Timur
Cegah Peredaran Gelap Narkotika, Polisi dan BNNK Kotim Tes Urine Pengunjung Tempat Hiburan Malam
Sampit – Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim), bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim, melaksanakan razia dan pemeriksaan tes urine di salah satu tempat hiburan malam di Kota Sampit.
Kegiatan ini dilaksanakan pada, Kamis, 15 Oktober 2026 dini hari. Razia menjadi bagian dari upaya pencegahan serta deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan hiburan malam.
Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Suherman mengatakan, pemeriksaan tersebut menyasar pengunjung maupun pekerja tempat hiburan malam sebagai langkah untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran narkoba.
“Dari hasil pemeriksaan ini ada dua orang yang positif narkoba, satu laki-laki dan satu perempuan dan keduanya kita bawa ke kantor,” kata AKP Suherman.
Kegiatan razia tes urine juga menjadi bentuk perhatian terhadap potensi peredaran dan penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak terhadap keamanan, ketertiban, serta kesehatan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel urine untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penggunaan zat narkotika.
“Ada sekitar 19 orang yang kita ambil sample dan ada dua orang yang positif. Kegiatan ini akan terus berlanjut di tenpat-tampat yang lain,” ungkap Suherman.
Upaya razia ini dinilai penting mengingat tempat hiburan malam merupakan salah satu lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian dalam strategi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Selain melakukan pemeriksaan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, pengelola tempat hiburan, dan para pekerja agar turut berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. (mc/adakalteng)
Kotawaringin Timur
BNNK Kotim Libatkan Ketua RT dan RW Perangi Narkoba di Baamang Tengah
SAMPIT – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan melibatkan masyarakat hingga tingkat lingkungan.
Puluhan ketua RT dan RW di Kelurahan Baamang Tengah mengikuti kegiatan asistensi relawan antinarkoba dalam rangka Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) sumber daya pembangunan desa dan kelurahan tahun 2026, Kamis (15/10).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Baamang Tengah tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba.
Kepala BNNK Kotim, AKBP Muhammad Fadli, S.H., M.A.P., menegaskan bahwa komitmen pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dibahas dalam forum koordinasi.
Diperlukan tindakan nyata dan kerja sama berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan efektif.
Menurutnya, kegiatan asistensi tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi persiapan yang telah dilaksanakan pekan sebelumnya.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pihak kelurahan, tokoh adat, aparat keamanan, lembaga kemasyarakatan, serta pengurus RT dan RW.
“Komitmen dan sinergi yang telah kita bangun tidak boleh berhenti di atas meja diskusi, tetapi harus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan,” tegas Fadli.
Ia menilai keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda, khususnya di Kelurahan Baamang Tengah.
Sebab, pencegahan narkoba membutuhkan peran kolektif, tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi juga dukungan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Fadli menjelaskan, salah satu sasaran utama kegiatan tersebut adalah membentuk relawan antinarkoba di Kelurahan Baamang Tengah.
Relawan diharapkan menjadi penggerak pencegahan di tingkat masyarakat karena memiliki pemahaman langsung mengenai kondisi sosial dan potensi kerawanan di lingkungannya.
Melalui pembekalan pengetahuan dan keterampilan edukasi, para relawan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, mengenali indikasi awal penyalahgunaan narkotika, serta membantu menyebarluaskan informasi mengenai bahaya narkoba.
Keberadaan relawan juga diharapkan dapat memperkuat jangkauan BNNK Kotim dalam menjalankan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Lebih lanjut, pembentukan relawan tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya Kelurahan Baamang Tengah Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Program ini mengedepankan penguatan ketahanan wilayah dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di tingkat kelurahan.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat, upaya pencegahan diharapkan dapat dilakukan secara lebih dini dan berkesinambungan.
Para ketua RT dan RW pun memiliki peran penting dalam membangun kepedulian warga, memperkuat komunikasi di lingkungan, serta mendorong terciptanya kawasan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
BNNK Kotim berharap pembentukan relawan antinarkoba tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang mampu memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba, dimulai dari lingkungan terkecil.(mc/adakalteng)
Kotawaringin Timur
Tutup MTQ & FSQ ke-57 Kotim, Wabup Irawati Serahkan Piala Bergilir kepada Kecamatan MBK
Sampit – Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK) berhasil mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejak tahun 2012.
Perolehan kali ini menjadi gelar yang ke-15.Kafilah MBK berhasil mengumpulkan 235 poin.
Posisi kedua diduduki oleh Kecamatan Tualan Hulu dengan nilai 181, dan peringkat ketiga diraih oleh Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dengan jumlah 150 poin.
Piala bergilir diserahkan oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati pada malam penutupan di Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Rabu, (7/10/2026).
“Selamat kepada para juara, semoga prestasi yang diraih menjadi berkah dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
Bagi yang belum berhasil, tetap semangat untuk meraih prestasi yang lebih baik,” ucap Irawati.
Lanjutnya, capaian tersebut harus diikuti dengan pembinaan yang berkelanjutan. Para peserta yang berhasil meraih juara diminta tidak cepat berpuas diri karena masih akan menghadapi MTQ dan FSQ pada tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kami berharap LPTQ dan LASQI Kotim dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan peserta yang akan mewakili daerah pada tingkat provinsi nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Camat MBK, Irpansyah mengatakan, mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil kerja bersama seluruh kafilah, pelatih, official, dan LPTQ kecamatan.
Persiapan dilakukan secara intensif selama setengah tahun kebelakang.“Alhamdulillah, Kecamatan MBK kembali juara umum untuk ke-15 kalinya, ini gelar berturut-turut sejak pertama kali diraih pada tahun 2012,” terangnya.
Pada pagelaran kali ini, MBK mengirim 72 kafilah untuk mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan.
Ia bangga terhadap perjuangan para kafilah, meskipun dirinya tidak dapat hadir secara langsung menerima trofi lantaran sedang dinas ke luar pulau Kalimantan.
Terpisah, Camat Mentaya Hulu, Edison mengatakan, pelaksanaan kegiatan kali ini menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya sebagai tuan rumah.
“Apa yang sudah baik, mari kita pertahankan. Apa yang masih kurang, mari kita perbaiki. Berikutnya apa yang belum sempurna, mari kita sempurnakan pada pelaksanaan selanjutnya,”Harap Edison (mc/adakalteng)
-
Pendidikan2 years agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Kotawaringin Timur1 year agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan2 years agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur9 months agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Berita Utama1 year agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Pemerintahan1 year agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
-
Lamandau1 year agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Berita Utama1 year agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
