Connect with us

Pemerintahan

Terima Aspirasi Warga Desa Melata, Pemkab Lamandau Janji Telaah Izin Pembangunan PKS

Published

on

NANGA BULIK – Puluhan warga Desa Melata, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Lamandau, Jumat siang (27/3/2026).

Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) oleh PT Permata Inti Sawit di wilayah mereka.

Dalam aksi tersebut, warga secara terbuka menyampaikan aspirasi melalui orasi, menuntut pemerintah daerah tidak memberikan izin atas pendirian pabrik yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius bagi masyarakat sekitar.

Usai berunjuk rasa, perwakilan massa akhirnya diterima untuk berdialog bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lamandau di rumah jabatan bupati. Pertemuan itu difokuskan untuk mencari solusi atas polemik yang berkembang.

Koordinator aksi, Wendi Soewarno, menegaskan bahwa penolakan warga didasari pada lokasi rencana pembangunan PKS yang dianggap terlalu dekat dengan kawasan permukiman, yakni hanya sekitar 400 meter.

Kondisi ini dikhawatirkan akan memicu berbagai persoalan di masa mendatang.“Aksi ini adalah bentuk upaya masyarakat mempertahankan ruang hidup.

Kami khawatir dampak lingkungan, gangguan kesehatan, hingga potensi konflik sosial jika pabrik tetap dibangun,” ujar Wendi.

Ia juga mengungkapkan bahwa di sekitar Desa Melata telah berdiri pabrik sawit lain yang dinilai cukup berkontribusi bagi masyarakat melalui program kemitraan plasma.

Karena itu, warga menegaskan tidak menolak investasi, selama prosesnya memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan kearifan lokal.“Kami bukan anti investasi.

Tapi kami ingin investasi yang hadir tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyatakan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap setiap masukan masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh keputusan tetap harus mengacu pada ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.

“Semua aspirasi kami terima. Selanjutnya akan kami kaji sesuai aturan yang ada. Dokumen kajian teknis sudah kami terima dan akan ditelaah oleh dinas terkait,” kata bupati usai pertemuan.

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Lamandau, M. Irwansyah. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak serta-merta menolak investasi selama perusahaan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

“Jika syarat teknis tidak terpenuhi, otomatis tidak bisa dilanjutkan. Saat ini masih dalam proses, dan kami berharap komunikasi antara perusahaan dan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Pemerintahan

Sidak Bupati Ahmad Selanorwanda Pantau Langsung Pelayanan Publik di Hari Pertama Kerja

Published

on

KUALA PEMBUANG – Usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kamis (26/3/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung tingkat kehadiran pegawai serta kesiapan masing-masing instansi dalam mengaktifkan kembali roda pemerintahan pascalibur panjang.

Beberapa perangkat daerah yang menjadi sasaran di antaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Tak sekadar memantau absensi, kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi antara pimpinan daerah dan jajaran ASN.

Suasana pasca-Lebaran diharapkan mampu menjadi energi baru untuk membangun semangat kerja, memperkuat sinergi, serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah.

Dalam arahannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan pentingnya komitmen seluruh ASN untuk segera kembali fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, terlebih setelah masa libur panjang.

“Pascalibur, seluruh ASN harus kembali disiplin, bekerja maksimal, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap seluruh perangkat daerah dapat menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memastikan pelayanan publik tetap prima sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Sinergi Pemkab Lamandau dan Pusat: Percepatan Jaringan Listrik Masuk Desa Karang Mas

Published

on

NANGA BULIK – Pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil Kabupaten Lamandau terus menunjukkan geliat positif.

Salah satu progres signifikan terlihat dari dimulainya pemasangan tiang jaringan listrik di Desa Karang Mas, Kecamatan Lamandau, yang kini berjalan bertahap dan semakin intensif.

Kehadiran material jaringan listrik di desa tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Warga yang selama ini hidup tanpa akses listrik memadai kini mulai merasakan harapan baru akan perubahan kualitas hidup.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jaringan listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

“Masuknya listrik ke wilayah pedesaan bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi serta mendorong produktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Program ini juga selaras dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan akses listrik hingga ke seluruh pelosok desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

Di lapangan, proses pemasangan tiang listrik di Desa Karang Mas terus mendapat pengawasan ketat.

Tim teknis memastikan setiap tiang terpasang pada titik yang aman dan strategis guna menghindari risiko gangguan alam, sehingga distribusi listrik nantinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Dengan masuknya jaringan listrik, berbagai sektor di desa tersebut diproyeksikan akan mengalami peningkatan signifikan.

Selain mendukung aktivitas belajar pada malam hari, listrik juga diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan peralatan produksi berbasis listrik.

Bupati pun memastikan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pembangunan di desa-desa lain yang masih dalam tahap perencanaan maupun pengerjaan.“Harapan kami, seluruh wilayah di Bumi Bahaum Bakuba dapat segera menikmati listrik secara merata, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang berfokus dari pinggiran melalui penguatan kedaulatan energi,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Tegaskan Etos Kerja, Bupati Lamandau Instruksikan ASN Langsung Fokus Layani Masyarakat Pasca Libur Panjang

Published

on

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas.

Bupati memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamandau telah kembali aktif bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan bahwa masa libur tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Seluruh ASN harus kembali fokus dan bekerja maksimal.

Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya, Rabu (25/3/2026)Rizky menambahkan, menjaga kepercayaan publik menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan pelayanan berjalan normal tanpa kendala, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, momentum pasca Lebaran juga menjadi titik penting untuk memperkuat etos kerja dan meningkatkan kedisiplinan aparatur di semua lini pemerintahan.

Ia berharap, dengan kesiapan yang telah dilakukan, seluruh aktivitas pelayanan publik di Kabupaten Lamandau dapat kembali berjalan lancar, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja nyata. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah daerah,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id