Connect with us

Pemerintahan

Pimpin Apel Pasca Libur Lebaran, Bupati Seruyan Soroti Kedisiplinan dan Realisasi Anggaran ASN

Published

on

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkaikan dengan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, untuk menegaskan kembali arah dan komitmen birokrasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengevaluasi kedisiplinan ASN usai libur panjang.

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Supian, Penjabat Sekretaris Daerah Bahrun Abbas, jajaran staf ahli, asisten Setda, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan.

Dalam arahannya, bupati menegaskan bahwa Idulfitri harus dimaknai sebagai titik awal pembaruan semangat pengabdian bagi seluruh ASN.

Ia mengingatkan bahwa peran ASN sangat strategis, tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dan perekat persatuan.

“Momentum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi harus menjadi penguat semangat kerja, peningkatan kualitas SDM, dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Ia secara tegas mengingatkan seluruh ASN untuk menjauhi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta menjaga nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tak hanya aspek moral, bupati juga menyoroti perlunya pembenahan manajemen birokrasi secara teknis.

Salah satu langkah konkret yang diwajibkan adalah pelaksanaan rapat internal rutin di setiap perangkat daerah pada akhir bulan sebagai sarana evaluasi kinerja dan realisasi anggaran.

“Setiap rapat harus menghasilkan resume yang jelas dan terukur. Ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi kami, sekaligus mencerminkan kapasitas kepemimpinan dan kontribusi masing-masing unsur organisasi,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, ekonomi, dan ketenagakerjaan.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan peran aktif, kreativitas, dan inovasi dari seluruh ASN, bukan hanya pimpinan daerah.

Kegiatan ditutup dengan suasana haru melalui penyerahan kenang-kenangan kepada Budi Purwanto yang memasuki masa purna tugas. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di lingkungan Pemkab Seruyan. (Foto: Kominfoseruyan/mc/adakalteng)

Pemerintahan

Pimpin HUT ke-76 Barito Utara, Gubernur Agustiar Sabran Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

BARITO UTARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).

Peringatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial atau mengenang sejarah berdirinya daerah, melainkan menjadi pengingat penting untuk terus mempererat sinergi dalam membangun Barito Utara yang lebih maju.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Agustiar Sabran.

Ia menilai, memasuki usia ke-76 tahun, Kabupaten Barito Utara telah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.

Daerah ini juga memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditopang kekayaan seni serta budaya Dayak.

Menurut Gubernur, apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara optimal, berkelanjutan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal, Barito Utara diyakini mampu berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Ia pun mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar terus menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah.

“Saya berharap pemerintah daerah semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi yang dimiliki, menjaga keberlanjutan lingkungan serta budaya lokal, dan mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang pembangunan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mendukung pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Menurutnya, keberhasilan program itu memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Usai memimpin upacara, Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Barito Utara sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.

Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Torehan Gemilang di Manokwari: Kalteng Sabet 11 Medali Emas di Pesparawi Nasional XIV

Published

on

MANOKWARI – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 dengan memboyong 11 medali emas dan satu medali perak.

Capaian membanggakan tersebut diumumkan dalam seremoni penutupan yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026).

Perhelatan nasional yang diikuti kontingen dari seluruh Indonesia itu secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Ribuan peserta memadati lokasi penutupan yang diawali dengan ibadah bersama dalam suasana khidmat sekaligus penuh sukacita.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, pemerintah kabupaten/kota, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga Kalteng mampu mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta, pelatih, pembina, dan LPPD Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas musik gerejawi serta mempersiapkan diri menghadapi Pesparawi Nasional XV di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Kontributor medali emas terbanyak berasal dari Kota Palangka Raya yang berhasil menjadi juara pada tujuh kategori, yakni Solo Anak Usia 7–10 Tahun, Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Vokal Solo Remaja Putra, Musik Pop Gerejawi, Paduan Suara Remaja/Pemuda, Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Paduan Suara Pria.

Prestasi emas lainnya disumbangkan Kabupaten Pulang Pisau melalui kategori Paduan Suara Anak, Kabupaten Seruyan pada kategori Vokal Grup, Kabupaten Murung Raya pada kategori Paduan Suara Wanita, serta Kabupaten Kotawaringin Timur pada kategori Musik Gereja Nusantara.

Sementara itu, satu medali perak diraih Kabupaten Murung Raya pada kategori Vokal Solo Remaja Putri.

Keberhasilan tersebut mencerminkan konsistensi pembinaan seni musik gerejawi yang dilakukan LPPD Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah.

Upaya pembinaan yang berkelanjutan dinilai berhasil melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Provinsi Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum setelah meraih empat gelar juara dari 12 kategori lomba dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden.

Prestasi yang diraih Kalimantan Tengah diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan seni musik gerejawi sekaligus memperkuat persiapan menghadapi Pesparawi Nasional XV yang akan digelar di Provinsi Sulawesi Tengah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Komitmen Tindak Lanjuti Aspirasi Pers Terkait Pelayanan Publik

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan insan pers, khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan saat menggelar silaturahmi bersama pimpinan media, organisasi pers, dan wartawan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (28/6/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka, dengan berbagai persoalan masyarakat menjadi topik pembahasan, mulai dari penataan Bundaran Besar Palangka Raya hingga gangguan pasokan listrik di sejumlah daerah.

“Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir. Saya ingin mendengar langsung saran, kritik, dan masukan dari rekan-rekan media demi kemajuan Kalimantan Tengah.

Kritik yang membangun tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah,” ujar Agustiar Sabran.Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan penyampai aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Karena itu, setiap masukan yang disampaikan akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan publik.

“Kami terbuka terhadap semua masukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pers adalah mitra penting yang menyampaikan kondisi riil di lapangan. Apa yang menjadi perhatian rekan-rekan media akan kami tindak lanjuti sebagai bahan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.

Salah satu isu yang mendapat perhatian dalam dialog tersebut adalah kondisi kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Sejumlah wartawan berharap ikon ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu mendapat penataan yang lebih baik, baik dari sisi kebersihan, fasilitas pendukung, maupun kenyamanan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Agustiar menilai Bundaran Besar merupakan wajah Kota Palangka Raya yang harus terus dijaga kualitas dan daya tariknya.

“Bundaran Besar adalah salah satu ikon Kalimantan Tengah. Masukan mengenai kebersihan, penataan kawasan, hingga penyediaan fasilitas publik yang lebih representatif akan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Selain penataan kawasan perkotaan, gangguan pasokan listrik yang belakangan masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah juga menjadi perhatian serius.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga kegiatan dunia usaha.

Menanggapi hal itu, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menjalin koordinasi intensif dengan pihak terkait guna mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

“Kami memahami keluhan masyarakat mengenai gangguan listrik. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan ini dapat segera diatasi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Agustiar Sabran kembali menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan media.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan sekaligus mendukung pembangunan yang lebih transparan, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Pers merupakan mitra strategis pemerintah. Saya berharap hubungan baik ini terus terjalin sehingga pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id