Connect with us

Lamandau

Mediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga

Published

on

NANGA BULIK – Penantian panjang ribuan warga di Kecamatan Lamandau akhirnya berbuah hasil. Setelah hampir 15 tahun menunggu kejelasan, konflik antara masyarakat dan perusahaan sawit asing asal Singapura, PT Sawit Lamandau Raya (SLR), akhirnya menemui titik damai.

Kesepakatan pembayaran kompensasi kepada warga di lima desa — Batu Tambun, Cuhai, Karang Taba, Kawa, dan Tanjung Beringin — berhasil dicapai berkat mediasi intensif Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra. Total nilai kompensasi yang disetujui mencapai Rp 7 miliar, yang akan direalisasikan pada Oktober hingga November 2025.Konflik antara warga dan perusahaan ini telah berlangsung sejak 2009, tahun pertama SLR beroperasi di Lamandau. Warga menuntut kejelasan hak dan kompensasi atas lahan yang digunakan perusahaan.“Saya hadirkan kedua belah pihak untuk duduk bersama di Kantor Bupati. Prinsipnya, investasi harus terus berjalan, tetapi kesejahteraan masyarakat juga wajib diperhatikan,” tegas Bupati Rizky Aditya Putra.Ia mengungkapkan, tuntutan warga sejatinya sederhana dan rasional, karena mereka hanya ingin merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan di tanah kelahiran sendiri.

“Saya ini pemimpin yang lahir dari akar rumput, jadi saya tahu apa yang mereka rasakan. Masyarakat tidak menuntut berlebihan, hanya ingin hidup layak dan dihargai,” ujarnya.Selain kompensasi uang tunai, hasil mediasi juga melahirkan kesepakatan pembangunan kebun plasma seluas 500 hektare, yang akan mulai direalisasikan pada 2026 mendatang.“Ini solusi yang saling menguntungkan, masyarakat mendapatkan haknya dan perusahaan tetap bisa beroperasi dengan tenang. Win-win solution,” tambah Rizky.Langkah cepat dan pendekatan dialogis Bupati Rizky dalam menangani konflik ini mendapat apresiasi luas, baik dari masyarakat maupun kalangan dunia usaha.

Banyak pihak menilai, kepemimpinan yang responsif dan humanis menjadi kunci keberhasilan penyelesaian konflik berkepanjangan tersebut.Perwakilan manajemen PT SLR, Thomson, juga mengakui peran besar pemerintah daerah dalam meredam ketegangan dan mendorong kesepakatan.“Kami berterima kasih atas dukungan Bupati dan seluruh jajaran Pemda. Proses ini bisa selesai karena adanya mediasi yang adil dan transparan. Kami berkomitmen menuntaskan seluruh kewajiban hingga selesai,” ungkapnya.

Menurut Thomson, intervensi pemerintah di semua tingkatan — mulai dari desa hingga kabupaten — telah memastikan proses mediasi berjalan efektif tanpa menimbulkan gesekan baru.

Dengan berakhirnya konflik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini, Lamandau kini menorehkan contoh sukses sinergi antara investasi dan kepentingan masyarakat lokal, yang diharapkan dapat menjadi model penyelesaian sengketa serupa di daerah lain.(nmc/adakalteng/SK)

Lamandau

Percepat Pembangunan Daerah, Bupati Lamandau Audiensi dengan Kepala KSP di Jakarta

Published

on

LAMANDAU – Upaya percepatan pembangunan daerah terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lamandau. Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara langsung mendatangi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta guna mengawal sinkronisasi program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Didampingi jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Rizky melakukan audiensi bersama Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada penjajakan dukungan program strategis sekaligus peluang pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Langkah ini menjadi strategi “jemput bola” Pemkab Lamandau agar berbagai program prioritas daerah tidak hanya sejalan dengan arah pembangunan nasional, tetapi juga memperoleh perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah sektor vital dipaparkan secara komprehensif, mulai dari infrastruktur, transportasi, perikanan, pembangunan desa, hingga pelayanan kesehatan.

Rizky menegaskan kehadiran langsung para kepala OPD bertujuan agar setiap usulan dapat disampaikan secara teknis dan berbasis kondisi nyata di lapangan.

“Kami sengaja datang bersama OPD agar pembahasan tidak bersifat umum, tetapi benar-benar konkret sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pada sektor infrastruktur dan transportasi, Pemkab Lamandau mendorong peningkatan kualitas jalan dan jembatan penghubung antarwilayah, khususnya akses desa menuju pusat-pusat ekonomi.

Menurut Rizky, konektivitas yang baik menjadi kunci menekan biaya logistik sekaligus mempercepat perputaran ekonomi masyarakat.

“Ketika akses lancar, distribusi barang menjadi lebih efisien dan ekonomi lokal akan tumbuh lebih cepat,” jelasnya.

Selain itu, potensi besar di sektor perikanan dan pembangunan desa juga menjadi perhatian utama.

Pemerintah daerah menilai dukungan teknologi, sarana prasarana, serta penguatan kelembagaan desa sangat diperlukan untuk mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tak kalah penting, sektor kesehatan turut menjadi fokus pembahasan. Pemkab Lamandau mengusulkan peningkatan fasilitas layanan medis serta pemenuhan tenaga kesehatan, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.

“Kami ingin seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tegas Rizky.

Rizky berharap hasil audiensi tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Ia optimistis sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat realisasi pembangunan di Kabupaten Lamandau.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan Lamandau dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Lamandau

Jaga Integritas Abdi Negara, Bupati Rizky Aditya Putra Ingatkan ASN Lamandau Bijak Bermedsos

Published

on

LAMANDAU – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengeluarkan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau agar lebih bijak, cermat, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah menjaga integritas, profesionalitas, dan citra ASN sebagai abdi negara di tengah derasnya arus informasi dan interaksi digital yang kian terbuka untuk publik.

Bupati menegaskan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun pernyataan ASN di berbagai platform digital seperti Facebook, Instagram, hingga WhatsApp dapat dengan mudah dipantau dan dinilai oleh masyarakat luas. Karena itu, ASN dituntut mampu menjadi teladan dalam berkomunikasi di ruang digital.

“Saya minta seluruh ASN di Kabupaten Lamandau untuk bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran.

Apa yang kita unggah mencerminkan kepribadian kita sekaligus instansi tempat kita bekerja,” tegas Rizky Aditya Putra, Selasa (6/1/2026).

Pria yang akrab disapa Rizky Mahodenk ini juga menyoroti bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) serta ujaran kebencian yang kerap beredar di media sosial.

Ia mengingatkan ASN agar tidak mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih yang berpotensi memicu konflik dan memecah persatuan masyarakat Bumi Bahaum Bakuba.

“Saring sebelum sharing. Pastikan setiap informasi yang dibagikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Gunakan media sosial untuk menyosialisasikan program pemerintah serta menyebarkan hal-hal yang positif dan membangun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Rizky menegaskan bahwa perilaku ASN, termasuk di ruang digital, telah diatur dalam ketentuan disiplin pegawai.

Setiap pelanggaran yang mencoreng nama baik instansi atau melanggar peraturan perundang-undangan akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Media sosial seharusnya menjadi sarana yang produktif dan edukatif. Mari jadikan ASN sebagai motor penggerak kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat, bukan justru menjadi sumber kegaduhan,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Lamandau

Transformasi Sektor Peternakan, Lamandau Resmi Mulai Pilot Project Sapi Perah Boyolali

Published

on

LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai merintis pengembangan sektor peternakan melalui pilot project sapi perah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan bahwa pada tahap awal program ini, pemerintah daerah mendatangkan 20 ekor sapi perah asal Boyolali yang ditempatkan di Desa Persiapan Liku Mulya Sakti.Menurut Rizky, pemilihan sapi perah Boyolali bukan tanpa pertimbangan.

Selain telah dikenal produktif, jenis sapi ini juga dinilai mampu beradaptasi dengan baik di wilayah beriklim tropis seperti Lamandau.“Kami memilih sapi perah Boyolali karena sudah teruji dan cocok dengan kondisi iklim daerah kita.

Selain itu, sapi ini sebelumnya telah melalui uji coba dan terbukti mampu menghasilkan susu dengan baik,” ujar Rizky.Ia menjelaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada produksi susu, tetapi juga memiliki nilai tambah jangka panjang.

Sapi perah Boyolali memiliki keunggulan karena dapat dikembangkan melalui inseminasi buatan menggunakan semen sapi unggul seperti Limousin atau Simental.

“Artinya, selain menghasilkan susu, sapi perah ini juga berpotensi menjadi indukan penghasil bibit sapi pedaging. Jadi manfaatnya ganda, untuk kebutuhan pangan sekaligus pengembangan ternak,” tegasnya.Rizky berharap pilot project ini dapat menjadi percontohan bagi pengembangan peternakan terpadu di Kabupaten Lamandau.

Ke depan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan pendampingan agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan peternak dan perekonomian masyarakat desa.

“Jika program ini berhasil, tidak menutup kemungkinan akan kita kembangkan ke wilayah lain di Lamandau,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id