Connect with us

Pemerintahan

Bupati Ahmad Selanorwanda Buka Rangkaian Safari Ramadan 1447 H di Masjid Mujahidin, Serap Aspirasi Warga dan Salurkan Bantuan Sosial

Published

on

SERUYAN – Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Mujahidin di Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Senin (23/2/2026).

Kehadiran Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda bersama jajaran pemerintah daerah disambut hangat masyarakat yang memadati masjid untuk mengikuti buka puasa bersama sekaligus kegiatan silaturahmi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin pemerintah daerah, tetapi menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, melalui kegiatan ini pemerintah dapat berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi, sekaligus memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

“Safari Ramadan ini menjadi momentum bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat, berdialog langsung, serta mendengar berbagai masukan yang bisa menjadi bahan dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ke wilayah hulu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Seruyan.

Pembangunan, kata dia, tidak boleh hanya terfokus di ibu kota kabupaten, tetapi harus menjangkau hingga desa-desa di pelosok.“Pemerintah ingin memastikan masyarakat di wilayah hulu juga merasakan kehadiran pemerintah.

Karena itu kami datang langsung, agar pembangunan benar-benar merata,” tegasnya.Menariknya, Safari Ramadan kali ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun.

Penggabungan agenda tersebut dimaksudkan agar perencanaan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.“Kami ingin setiap program pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat di lapangan, bukan sekadar berdasarkan laporan di atas kertas,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengungkapkan bahwa Ramadan tahun ini memiliki makna khusus bagi dirinya. Ia mengenang momen satu tahun lalu saat tepat di hari pertama Ramadan dirinya melaksanakan serah terima jabatan sebagai Bupati Seruyan di Kuala Pembuang.

“Tidak terasa sudah satu tahun kami menjalankan amanah ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh masyarakat Seruyan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjalankan roda pemerintahan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang terus memberikan kepercayaan dan partisipasi dalam pembangunan daerah.

Sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seruyan turut menyalurkan bantuan kepada para guru mengaji, pengurus masjid, mualaf, serta kaum dhuafa di wilayah tersebut.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menambah keberkahan bagi para penerima di bulan yang penuh rahmat ini,” katanya.

Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Seruyan dijadwalkan akan terus berlanjut ke sejumlah kecamatan lainnya.

Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan berjalan merata hingga ke seluruh wilayah Seruyan.(mc/adakalteng)

Pemerintahan

Kejati Kalteng Tetapkan Lima Komisioner KPU Kotim Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp40 Miliar

Published

on

PALANGKARAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah menetapkan lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana hibah penyelenggaraan Pilkada 2023–2024.

Penetapan tersangka tersebut disampaikan Kejati Kalteng dalam konferensi pers di Palangkaraya, Kamis (6/8/2026).

Kelima tersangka merupakan seluruh komisioner KPU Kotim periode 2023–2028.Mereka masing-masing berinisial MR selaku Ketua KPU Kotim, serta W, JJ, MT dan E yang menjabat sebagai komisioner dan memimpin divisi masing-masing.

Asisten Intelijen Kejati Kalteng Hendri Hanafi mengatakan, kelima tersangka memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan Pilkada Kotim saat dana hibah tersebut dikelola.

“MR selaku Ketua KPU Kabupaten Kotawaringin Timur periode 2023–2028. Sementara W, JJ, MT dan E merupakan komisioner KPU Kotim yang memimpin divisi masing-masing,” ujarnya.

Perkara ini berkaitan dengan pengelolaan dana hibah Pilkada yang bersumber dari APBD Kabupaten Kotim.

Berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp40 miliar, terdiri dari Rp16 miliar pada 2023 dan Rp24 miliar pada 2024.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalteng Jimmy Didi Setiawan mengungkapkan, penyidik menemukan dugaan penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam NPHD maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Kelima tersangka diduga secara bersama-sama menyalah gunakan kewenangan dalam pengelolaan dana hibah tersebut sehingga menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara.

“Para tersangka diduga bersama-sama menyalahgunakan kewenangan dalam penggunaan dana hibah yang tidak sesuai NPHD dan RAB sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara,” kata Jimmy.

Tidak hanya persoalan ketidaksesuaian penggunaan anggaran, penyidikan juga mengarah pada dugaan adanya praktik kickback, suap, markup dan gratifikasi dalam pengelolaan dana hibah tersebut.

Praktik tersebut diduga melibatkan para komisioner KPU Kotim maupun pihak lain di lingkungan KPU Kotim.

Kejati Kalteng masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh aliran dana, modus penyimpangan, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Perkuat Sinergitas Forkopimda, Kapolda Kalteng Safari Silaturahmi ke Kodam dan Kejati

Published

on

Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha, Irwasda Polda Kalteng Brigjen Pol. Dr. Benny Ganda Sudjana, S.I.K., S.H., M.H., serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Makodam Tambun Bungai XXII dan Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan pertama dilaksanakan di Makodam Tambun Bungai XXII, di mana rombongan Polda Kalteng disambut langsung oleh Pangdam Tambun Bungai XXII Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., beserta para Pejabat Utama Kodam Tambun Bungai XXII.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga soliditas dan memperkuat sinergi antara TNI dan Polri.

Selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Nurcahyo J.M., S.H., M.H. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi serta memperkuat kerja sama antarlembaga penegak hukum dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum di wilayah Kalimantan Tengah.

“Sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara Polda Kalteng, Kodam Tambun Bungai XXII, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Melalui komunikasi dan koordinasi yang intensif, diharapkan seluruh pelaksanaan tugas dapat berjalan semakin optimal demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkokoh soliditas, kebersamaan, dan kerja sama antara TNI, Polri, dan Kejaksaan sebagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sehingga mampu mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Jalan HM Arsyad Kotim Segera Diperbaiki, DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi

Published

on

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan ruas Jalan HM Arsyad, penghubung Sampit-Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur, segera diperbaiki. Anggaran Rp10 miliar telah disiapkan melalui APBD 2026.

Kepastian itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, usai rapat kerja bersama Dinas PUPR Kalteng, Kamis (10/7/2026).

“Sudah teranggarkan dari APBD tahun 2026 sebesar Rp10 miliar. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang, kita tunggu saja,” kata Ketua DPD PAN Kotim tersebut.

Saat ini, proses lelang masih berada pada masa sanggah. Dinas PUPR menargetkan pekerjaan fisik dimulai pertengahan Juli hingga awal Agustus 2026.

“Dari keterangan Dinas PUPR dalam rapat tersebut, kegiatan itu sudah dilelang, namun masih ada yang menyanggah. Mereka memastikan pertengahan Juli atau awal Agustus sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.

Kondisi Jalan HM Arsyad memang memprihatinkan. Sebagai jalur utama penghubung Kotim dan Seruyan, jalan ini rusak di sejumlah titik berupa lubang, aspal terkelupas, hingga permukaan bergelombang.

Kerusakan itu kerap memicu kecelakaan. Sejumlah insiden bahkan dilaporkan menelan korban luka hingga meninggal dunia.

Saat musim hujan, lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali pengendara. Ditambah tingginya intensitas kendaraan bertonase besar, membuat kerusakan semakin cepat.

“Kalau malam hari sangat berbahaya. Banyak lubang cukup dalam dan sering membuat pengendara motor hampir jatuh. Apalagi kalau kendaraan besar lewat, kami harus menghindar sambil mencari jalan yang tidak berlubang,” ungkap Rahman, salah seorang pengendara.

Abdul Hafid mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek agar hasilnya sesuai ketentuan.

“Silakan masyarakat ikut mengawasi proses perbaikan jalan ini. Jika nanti ditemukan kekurangan atau pekerjaan yang tidak sesuai, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama,” ucap mantan Ketua PWI Kotim itu.

Ia berharap, dengan pengawasan bersama, Jalan HM Arsyad bisa memiliki kualitas lebih baik dan benar-benar memberi manfaat bagi mobilitas masyarakat serta distribusi ekonomi antarwilayah. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id