Pemerintahan
Pj Sekda Seruyan Ungkap Temuan PDTT BPK Terkait Proyek Bundaran III
KUALA PEMBUANG – Proyek pembangunan Bundaran III di Kabupaten Seruyan menjadi sorotan serius setelah masuk dalam temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Proyek yang dikerjakan pada tahun 2025 itu diduga memiliki potensi kelebihan pembayaran mencapai ratusan juta rupiah.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Seruyan, Bahrun Abbas, mengungkapkan bahwa proyek tersebut menjadi objek Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) oleh BPK.
Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama DPRD Seruyan di ruang serbaguna, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, hasil pemeriksaan menemukan adanya potensi kelebihan bayar sekitar Rp480 juta.
BPK pun telah mengeluarkan rekomendasi agar dilakukan penyesuaian pembayaran berdasarkan progres pekerjaan di lapangan.
“Rekomendasinya jelas, pembayaran harus disesuaikan dengan progres.
Mekanismenya bisa melalui pemotongan pembayaran atau addendum kontrak,” ujar Bahrun Abbas.
Namun demikian, ia mengaku hingga kini belum menerima laporan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Seruyan terkait langkah konkret yang telah diambil untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut, baik melalui pemotongan pembayaran maupun revisi kontrak.
Sementara itu, Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, menegaskan pentingnya penyelesaian cepat dan transparan atas temuan tersebut. Ia meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan rekomendasi BPK.
“Karena ini sudah menjadi temuan BPK, maka harus segera dipastikan langkah penyelesaiannya secara rinci dan terbuka. Jangan sampai dibiarkan berlarut,” tegasnya.
Sebagai catatan, PDTT merupakan jenis pemeriksaan khusus yang dilakukan BPK di luar audit laporan keuangan maupun kinerja.
Pemeriksaan ini berfokus pada aspek tertentu, seperti kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas pelaksanaan proyek, hingga potensi kerugian negara.
Kasus Bundaran III ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah agar memperketat pengawasan proyek.
Setiap penggunaan anggaran harus benar-benar sesuai dengan progres pekerjaan guna mencegah potensi kerugian negara serta menjaga akuntabilitas publik.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Bupati Rizky Aditya Putra Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 Atas Kesuksesan Tirta Lamandau
NANGA BULIK – Prestasi membanggakan diraih Perumdam Tirta Lamandau setelah sukses menyabet penghargaan Top BUMD, yang digelar pada Senin (13/4/2026) di Dian Ballroom Lt.11, Hotel Raffles Jakarta, Ciputra World, Jakarta.
Capaian ini menjadi pengakuan atas kinerja, inovasi, serta komitmen pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Lamandau.Bupati Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra,hadir langsung menerima penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD 2026.
Dalam ajang tersebut, Perumda Air Minum Tirta Lamandau berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Bintang 5.
Capaian ini menegaskan posisi Tirta Lamandau sebagai salah satu BUMD dengan kinerja dan inovasi terbaik di Indonesia.Selain itu Direktur Perumda Tirta Lamandau juga mendapat penghargaan Top CEO BUMD Awards 2026.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Perumdam bersama dukungan masyarakat.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja keras, inovasi, dan komitmen pelayanan yang dilakukan Perumdam Tirta Lamandau selama ini mendapat pengakuan.
Ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Lamandau,” ujarnya.
Saat ini, Perumda Tirta Lamandau telah memiliki dua unit instalasi pengolahan air bersih dengan total kapasitas produksi mencapai 125 liter per detik.
Kapasitas tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah Nanga Bulik dan sekitarnya.
Meski demikian, Rizky menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan guna meningkatkan cakupan layanan.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan jaringan perpipaan ke sejumlah kawasan yang belum terjangkau secara optimal.
“Kami terus mendorong perluasan jaringan, termasuk ke arah kawasan alun-alun hingga E1 sampai E4. Selain itu, penyediaan air bersih di seluruh desa dan kecamatan juga menjadi prioritas ke depan,” tegasnya.
Rizky juga berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Perumdam Tirta Lamandau untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan, sehingga akses air bersih yang layak dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Wabup Seruyan Ajak Kelompok Tani Bersinergi Sukseskan Program Percepatan Tanam Padi
SERUYAN – Pemerintah Kabupaten Seruyan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dengan ambil bagian dalam program percepatan tanam padi serentak tingkat nasional yang digelar di 16 provinsi di Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR), Desa Halimaung Jaya, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kamis (9/4/2026), dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Seruyan, Supian.
Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, dinas teknis terkait, serta kelompok tani dan masyarakat setempat.
Pelaksanaan tanam padi ini juga terhubung secara virtual dengan pusat kegiatan nasional yang dipusatkan di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Supian menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Kabupaten Seruyan dalam program nasional tersebut.
Ia menilai, percepatan tanam menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ini merupakan momentum penting bagi kita semua. Seruyan bisa ikut ambil bagian dalam gerakan nasional percepatan tanam padi, yang juga terhubung langsung dengan pusat kegiatan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa optimalisasi lahan pertanian, khususnya melalui program cetak sawah rakyat, harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama para petani.
Menurutnya, peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh petani untuk terus mengoptimalkan lahan yang ada. Ini bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat dan kelompok tani.“Keberhasilan pembangunan pertanian tidak bisa berjalan sendiri.
Harus ada kolaborasi semua pihak agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Pemkab Seruyan, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program strategis di bidang pertanian sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan percepatan tanam padi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan, meningkatkan produksi pangan, serta menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.
Diharapkan, keterlibatan aktif seluruh elemen mampu membawa sektor pertanian Seruyan semakin maju dan berdaya saing.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Bupati Seruyan Hadiri Rakor Nasional, Pemda Diminta Inovatif Atasi Krisis SDM Transportasi
JAKARTA – Bupati Seruyan, Ahmad Selanaorwanda, menghadiri Rapat Koordinasi Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) sektor transportasi dalam upaya memperkuat kinerja pemerintah daerah tahun 2026.
Kegiatan strategis ini digelar di Redtop Hotel dan Convention Center, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari pusat dan daerah guna mengurai persoalan klasik sekaligus merumuskan strategi konkret dalam pengelolaan transportasi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam pembahasan, terungkap bahwa sektor angkutan umum di daerah masih dibayangi berbagai kendala, terutama keterbatasan fiskal pemerintah daerah dalam menopang layanan transportasi publik.
Kondisi ini dinilai menjadi hambatan utama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sejumlah narasumber menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor sebagai solusi utama.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta dinilai krusial untuk menciptakan sistem transportasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
“Permasalahan transportasi tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja bersama, terutama dalam hal pembiayaan layanan angkutan umum di daerah,” ujar salah satu pembicara dalam forum tersebut.
Selain aspek pendanaan, dinamika sektor transportasi yang terus berkembang juga menjadi sorotan.
Perubahan kondisi wilayah, pertumbuhan penduduk, hingga perkembangan teknologi menuntut pemerintah untuk lebih adaptif dan inovatif dalam merumuskan kebijakan.
Tak hanya itu, forum ini juga menekankan perubahan paradigma aparatur pemerintah. ASN didorong tidak lagi sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memiliki pola pikir kewirausahaan dalam mengelola layanan publik.
“Kita harus mampu melihat layanan transportasi bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga peluang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap salah satu peserta rapat.
Penguatan kualitas SDM menjadi benang merah dalam diskusi tersebut. Ditekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kapasitas dan profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan.
Seluruh kebijakan strategis pemerintah, pada akhirnya, diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Karena itu, pengelolaan SDM yang unggul dan kompeten menjadi prioritas utama.
Dalam perencanaan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) periode 2025–2029, pemerintah tetap memprioritaskan sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Namun demikian, sektor strategis lain termasuk transportasi, energi, dan infrastruktur tetap mendapat perhatian sebagai penopang pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Fokus utama memang pada layanan dasar, tetapi sektor transportasi dan infrastruktur tetap menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah,” tutupnya.(diskominfoseruyan/mc/adakalteng)
-
Kotawaringin Timur3 bulan agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Pendidikan1 tahun agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Lamandau6 bulan agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Kotawaringin Timur6 bulan agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan1 tahun agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Berita Utama7 bulan agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Berita Utama8 bulan agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
-
Pemerintahan7 bulan agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
