Connect with us

Pemerintahan

Gubernur Agustiar Sabran Targetkan Kapolda Cup II Lahirkan Bibit Unggul Voli Kalteng

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Kapolda Cup II Tahun 2026 di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Jumat (3/7/2026).

Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet voli potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional.

Turnamen yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 itu diikuti tim-tim terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng.

Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antardaerah, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, menanamkan jiwa sportivitas, serta membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan pekerja keras,” ujarnya.

Menurut Agustiar, Kapolda Cup II telah berkembang menjadi salah satu turnamen bergengsi di Kalimantan Tengah yang mampu menjadi panggung bagi para atlet terbaik untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman bertanding.

Ia optimistis dari kejuaraan tersebut akan lahir bibit-bibit atlet baru yang mampu membawa nama Kalimantan Tengah bersaing pada tingkat regional maupun nasional.

“Lapangan pertandingan adalah tempat berkompetisi, namun di luar arena kita tetap satu keluarga besar masyarakat Kalimantan Tengah dalam bingkai NKRI dan semangat Huma Betang. Saya berharap turnamen ini melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.

Gubernur juga menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan olahraga yang berkesinambungan.

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten agar prestasi olahraga terus meningkat sekaligus menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Kepada seluruh peserta, Agustiar berpesan agar bertanding dengan penuh percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

“Kalian adalah bintang di lapangan. Tunjukkan kemampuan terbaik, bertandinglah dengan semangat dan rasa bangga.

Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi sportivitas harus selalu menjadi yang utama,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga secara simbolis kepada para mantan atlet sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.

Pembukaan Turnamen Bola Voli Kapolda Cup II Tahun 2026 turut dihadiri Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, para pelatih, ofisial, serta atlet peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)

Pemerintahan

Momentum Hari Bhayangkara ke-80: Gubernur Agustiar Ajak Polri Kawal Pembangunan Ekonomi Kalteng

Published

on

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat sinergi bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Barigas Polda Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Bumi Tambun Bungai.

Menurut Agustiar, stabilitas keamanan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pembangunan.

Kondisi yang aman tidak hanya memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kepolisian atas kerja keras dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan, khususnya di Kalimantan Tengah yang hingga kini tetap kondusif,” ujar Agustiar.

Ia menilai, Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi simbol semakin kokohnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang keamanan maupun pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pesatnya pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh terpeliharanya stabilitas keamanan yang memungkinkan seluruh program pemerintah berjalan secara efektif.

“Saya selaku Gubernur, sekaligus secara pribadi, sangat terkesan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dipercaya dan dicintai masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan mendukung kemajuan Kalimantan Tengah maupun Indonesia,” tuturnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polri akan terus diperkuat sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga daerah tetap aman, kondusif, serta siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Pimpin HUT ke-76 Barito Utara, Gubernur Agustiar Sabran Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan

Published

on

BARITO UTARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).

Peringatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial atau mengenang sejarah berdirinya daerah, melainkan menjadi pengingat penting untuk terus mempererat sinergi dalam membangun Barito Utara yang lebih maju.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Agustiar Sabran.

Ia menilai, memasuki usia ke-76 tahun, Kabupaten Barito Utara telah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.

Daerah ini juga memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditopang kekayaan seni serta budaya Dayak.

Menurut Gubernur, apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara optimal, berkelanjutan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal, Barito Utara diyakini mampu berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Ia pun mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar terus menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah.

“Saya berharap pemerintah daerah semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi yang dimiliki, menjaga keberlanjutan lingkungan serta budaya lokal, dan mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang pembangunan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mendukung pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Menurutnya, keberhasilan program itu memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Usai memimpin upacara, Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Barito Utara sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.

Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Pemerintahan

Torehan Gemilang di Manokwari: Kalteng Sabet 11 Medali Emas di Pesparawi Nasional XIV

Published

on

MANOKWARI – Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 dengan memboyong 11 medali emas dan satu medali perak.

Capaian membanggakan tersebut diumumkan dalam seremoni penutupan yang berlangsung di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026).

Perhelatan nasional yang diikuti kontingen dari seluruh Indonesia itu secara resmi ditutup oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Ribuan peserta memadati lokasi penutupan yang diawali dengan ibadah bersama dalam suasana khidmat sekaligus penuh sukacita.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, pemerintah kabupaten/kota, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga Kalteng mampu mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi peserta, pelatih, pembina, dan LPPD Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan kualitas musik gerejawi serta mempersiapkan diri menghadapi Pesparawi Nasional XV di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Kontributor medali emas terbanyak berasal dari Kota Palangka Raya yang berhasil menjadi juara pada tujuh kategori, yakni Solo Anak Usia 7–10 Tahun, Solo Anak Usia 11–15 Tahun, Vokal Solo Remaja Putra, Musik Pop Gerejawi, Paduan Suara Remaja/Pemuda, Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Paduan Suara Pria.

Prestasi emas lainnya disumbangkan Kabupaten Pulang Pisau melalui kategori Paduan Suara Anak, Kabupaten Seruyan pada kategori Vokal Grup, Kabupaten Murung Raya pada kategori Paduan Suara Wanita, serta Kabupaten Kotawaringin Timur pada kategori Musik Gereja Nusantara.

Sementara itu, satu medali perak diraih Kabupaten Murung Raya pada kategori Vokal Solo Remaja Putri.

Keberhasilan tersebut mencerminkan konsistensi pembinaan seni musik gerejawi yang dilakukan LPPD Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah.

Upaya pembinaan yang berkelanjutan dinilai berhasil melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Provinsi Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum setelah meraih empat gelar juara dari 12 kategori lomba dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Presiden.

Prestasi yang diraih Kalimantan Tengah diharapkan menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan seni musik gerejawi sekaligus memperkuat persiapan menghadapi Pesparawi Nasional XV yang akan digelar di Provinsi Sulawesi Tengah.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id