Pemerintahan
Pangkas Beban APBN, Skema Pensiun PNS 2026 Beralih ke Pendanaan Mandiri
JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) diminta bersiap menghadapi perubahan besar.
Pemerintah tengah menyiapkan reformasi sistem pensiun PNS, dari yang selama ini sepenuhnya ditanggung negara menjadi skema baru berbasis pendanaan mandiri atau fully funded.
Skema yang dirancang oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini mengubah pola lama pensiun PNS yang bergantung penuh pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dalam sistem baru tersebut, dana pensiun akan dihimpun sejak PNS masih aktif bekerja melalui mekanisme iuran yang dikelola secara berkelanjutan.
Artinya, aparatur negara mulai “menabung” untuk masa pensiun mereka sendiri. Dana yang terkumpul selama masa kerja nantinya akan menjadi sumber utama pembayaran manfaat pensiun, sehingga ketergantungan terhadap APBN dapat ditekan secara signifikan.
Selama ini, sistem pensiun PNS masih menggunakan pola Pay As You Go, di mana pembayaran pensiun dilakukan dari APBN berjalan.
Namun, pemerintah menilai skema tersebut semakin berisiko seiring meningkatnya jumlah pensiunan setiap tahun.
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewo menegaskan bahwa sistem lama tidak lagi berkelanjutan dalam jangka panjang.“Sistem Pay As You Go membuat APBN kita tersandera.
Kita membayar pensiunan hari ini dari pajak masyarakat yang bekerja hari ini. Pada 2026, saat rasio pensiunan terhadap pegawai aktif semakin tinggi, skema ini sudah tidak sustainable,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Djuanda, sebagaimana dikutip dari Kaltim Post ID.
Melalui sistem fully funded, pemerintah menilai terdapat dua manfaat utama yang bisa dicapai sekaligus.
Di satu sisi, tekanan fiskal negara dapat dikurangi, dan di sisi lain, kepastian hak pensiun ASN tetap terjamin karena bersumber dari akumulasi dana yang telah disiapkan sejak dini.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan diterapkan secara mendadak.
Implementasi kebijakan akan dilakukan bertahap, dengan mempertimbangkan kondisi fiskal nasional, kesiapan regulasi, serta tata kelola pengelolaan dana pensiun agar tetap aman dan profesional.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Sidak Bupati Ahmad Selanorwanda Pantau Langsung Pelayanan Publik di Hari Pertama Kerja
KUALA PEMBUANG – Usai libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kamis (26/3/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menjamin pelayanan publik kembali berjalan optimal.
Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung tingkat kehadiran pegawai serta kesiapan masing-masing instansi dalam mengaktifkan kembali roda pemerintahan pascalibur panjang.
Beberapa perangkat daerah yang menjadi sasaran di antaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Tak sekadar memantau absensi, kunjungan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi antara pimpinan daerah dan jajaran ASN.
Suasana pasca-Lebaran diharapkan mampu menjadi energi baru untuk membangun semangat kerja, memperkuat sinergi, serta meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah.
Dalam arahannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan pentingnya komitmen seluruh ASN untuk segera kembali fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu, terlebih setelah masa libur panjang.
“Pascalibur, seluruh ASN harus kembali disiplin, bekerja maksimal, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap seluruh perangkat daerah dapat menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memastikan pelayanan publik tetap prima sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Sinergi Pemkab Lamandau dan Pusat: Percepatan Jaringan Listrik Masuk Desa Karang Mas
NANGA BULIK – Pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil Kabupaten Lamandau terus menunjukkan geliat positif.
Salah satu progres signifikan terlihat dari dimulainya pemasangan tiang jaringan listrik di Desa Karang Mas, Kecamatan Lamandau, yang kini berjalan bertahap dan semakin intensif.
Kehadiran material jaringan listrik di desa tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Warga yang selama ini hidup tanpa akses listrik memadai kini mulai merasakan harapan baru akan perubahan kualitas hidup.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jaringan listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Masuknya listrik ke wilayah pedesaan bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi serta mendorong produktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/3).
Ia menjelaskan, percepatan pembangunan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Program ini juga selaras dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemerataan akses listrik hingga ke seluruh pelosok desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial.
Di lapangan, proses pemasangan tiang listrik di Desa Karang Mas terus mendapat pengawasan ketat.
Tim teknis memastikan setiap tiang terpasang pada titik yang aman dan strategis guna menghindari risiko gangguan alam, sehingga distribusi listrik nantinya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Dengan masuknya jaringan listrik, berbagai sektor di desa tersebut diproyeksikan akan mengalami peningkatan signifikan.
Selain mendukung aktivitas belajar pada malam hari, listrik juga diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan peralatan produksi berbasis listrik.
Bupati pun memastikan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pembangunan di desa-desa lain yang masih dalam tahap perencanaan maupun pengerjaan.“Harapan kami, seluruh wilayah di Bumi Bahaum Bakuba dapat segera menikmati listrik secara merata, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang berfokus dari pinggiran melalui penguatan kedaulatan energi,” pungkasnya.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Tegaskan Etos Kerja, Bupati Lamandau Instruksikan ASN Langsung Fokus Layani Masyarakat Pasca Libur Panjang
LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait kesiapan aparatur kembali menjalankan tugas.
Bupati memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamandau telah kembali aktif bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan bahwa masa libur tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Seluruh ASN harus kembali fokus dan bekerja maksimal.
Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya, Rabu (25/3/2026)Rizky menambahkan, menjaga kepercayaan publik menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta memastikan pelayanan berjalan normal tanpa kendala, terutama pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, momentum pasca Lebaran juga menjadi titik penting untuk memperkuat etos kerja dan meningkatkan kedisiplinan aparatur di semua lini pemerintahan.
Ia berharap, dengan kesiapan yang telah dilakukan, seluruh aktivitas pelayanan publik di Kabupaten Lamandau dapat kembali berjalan lancar, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.
“Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja nyata. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah daerah,” pungkasnya.(mc/adakalteng)
-
Kotawaringin Timur2 bulan agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Pendidikan1 tahun agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Lamandau6 bulan agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Berita Utama7 bulan agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
-
Pendidikan1 tahun agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Berita Utama6 bulan agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Kotawaringin Timur6 bulan agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan8 bulan agoAnjar Subiantori: Gerbang Awal Menuju Tantangan Kedepan
