Pemerintahan
Sita Ratusan Ribu Rokok Ilegal, Bea Cukai Sampit Selamatkan Uang Negara Rp1,16 Miliar
Sampit – Bea Cukai Sampit terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang-barang ilegal dan berbahaya.
Sepanjang periode Januari 2025 hingga Juli 2026, Bea Cukai Sampit berhasil menyita sebanyak 799.440 dan 4.200 liter Minuman Keras (Miras).
Dari hasil penindakan ini, Bea Cukai Sampit berhasil mengungkap barang sitaan yang diperkiraan mencapai 1,3 miliar rupiah, dan menyelamatkan potensi kerugian negara 1,16 miliar rupiah.
Kepala Kantor Bea Cukai Sampit Agus Setia Kuncoro menegaskan, keberhasilan pengungkapan ini tidak terlepas dari kuatnya sinergitas pertukaran informasi antar aparat penegak hukum.
“Modus distribusi dan peredaran BKC ilagal ini antara lain melalui pengangkutan, penyerahan, penyediaan atau penjualan rokok ilegal dan miras tanpa dilekati pita cukai, dilekati pita palsu, atau dilekati pita cukai yang bukan haknya,” kata Agus Setia Kuncoro, Selasa, 15 September 2026.
Agus juga mengungkapkan peredaran barang-barang ilegal ini semakin kompleks dengan identitas tersamar transaksi melalui e-commerce melalui pengiriman jasa baik melalui perusahaan maupun ojek.
“Kita terus berupaya semaksimal munggkin agar peredaran barang-barang yang dapat merugikan negara ini tidak dapat beredar, dan informasi sekecil mungkin akan kami tindak,” ungkap Agus.
Kemudian, barang-barang hasil sitaan ini dimusnahkan dengan cara di potong menggungkam mesin potong dan memecahkan botor minuman beralkohol, lalu dibuang ke Tampat Pembuangan Akhir.
“Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian lingkungan Kantor Bea Cukai Sampit, menggelar pemusnahan BUMMN yang berwawasan lingkungan dan dilanjutkan dengan dibuang ke tempat pembuangan akhir,” tutup Agus. (mc/adakalteng)
Pemerintahan
Pererat Sinergi dan Perkuat Kamtibmas, Kapolres Kotim Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers di Pasar Berdikari
Sampit – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP I Kadek Dwi Yoga geler silaturahmi bersama wartawan yang tergabung dalam PWI Kotim bertampat di Pasar Berdikari.
Silaturahmi ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara insan pers dan kepolisian. Suasana pagi terasa akrab dan penuh kehangatan.
Para wartawan dan jajaran kepolisian duduk bersama berdiskusi.Momen ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi juga ajang mempererat hubungan dan membangun kebersamaan yang lebih erat antara insan pers dan kepolisian.
Kapolres Kotim I Kadek Dwi Yoga mengatakan, silaturahmi ini dilaksanakan dilakukan untuk menjalin kerjasama dengan para insan pers serta bersinergi untuk menjaga Kamtibmas di wilayah Kotim.
“Saya berharap dapat berkerja sama dengan para wartawan untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Kotim,” kata AKBP I Kadek Dwi Yoga, Senin, 14 September 2026.
Kapolres juga mengatakan, Wartawan diharapkan dapat membuat berita yang faktual dan terpercaya karena informasi yang salah bisa berisiko dalam keamanan ketertiban masyarakat.
Insan Pers sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kontruksif edukatif, positif serta berimbang.
“Saya harap jika ada isu liar yang dapat menggangu Kamtibmas, para jurnalis dapat menyaring dan meluruskan berita tersebut ke masyarakat sehingga kondusifitas daerah bisa tetap terjaga,”jelasnya. (mc/adakalteng)
Pemerintahan
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
PALANGKA RAYA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dengan turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada warga.
Bersama sejumlah wartawan dan jurnalis, Agustiar membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di depan Istana Isen Mulang, kawasan Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah di tengah kondisi lingkungan yang dinilai membutuhkan kewaspadaan terhadap kesehatan.
Tidak hanya masker, warga juga mendapatkan vitamin serta bubur kacang hijau.Agustiar mengatakan, penggunaan masker menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, sehingga pembagiannya perlu dilakukan secara langsung kepada warga.
“Membagi masker ini kewajiban. Tadi bersama wartawan membagikan masker. Ada vitamin, ada bubur kacang hijau,” ujar Agustiar.
Menurutnya, kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam setiap kondisi. Terlebih ketika situasi lingkungan berpotensi memengaruhi kesehatan, masyarakat diminta tidak mengabaikan upaya perlindungan diri.
“Memastikan di tengah-tengah ini kesehatan harus dijaga. Kesehatan itu tidak ada nilainya, apalagi situasi-situasi kayak begini,” tegasnya.
Agustiar menambahkan, pembagian masker bukan kegiatan yang baru pertama kali dilakukan.
Pemerintah sebelumnya juga telah melakukan langkah serupa dan akan terus menyesuaikan bentuk bantuan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Ia menilai keterlibatan insan pers dalam kegiatan tersebut turut memperkuat penyampaian pesan kepada masyarakat.
Selain membantu pembagian masker, keberadaan wartawan diharapkan ikut mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Pembagian masker dipusatkan di kawasan Bundaran Besar yang menjadi salah satu titik dengan aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Warga yang melintas diberikan perlengkapan pelindung sekaligus dukungan tambahan berupa vitamin dan bubur kacang hijau.
Agustiar berharap langkah sederhana tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan mengambil langkah perlindungan diri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Tiga Wilayah Sinyal Lemah di Seruyan Dipasangi Starlink, 131 Unit Disiapkan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan mulai memperluas akses komunikasi dan internet ke wilayah yang masih terkendala jaringan.
Teknologi Starlink dioptimalkan sebagai salah satu solusi untuk memperkuat konektivitas, terutama di daerah dengan sinyal lemah.
Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosandi), Pemkab Seruyan menyerahkan tiga unit perangkat Starlink kepada Kecamatan Suling Tambun, Danau Seluluk dan Seruyan Raya.
Plt Kepala Diskominfosandi Kabupaten Seruyan, Sarinah maulidah,SE.,ME, mengatakan ketiga kecamatan tersebut menjadi prioritas setelah pemerintah kecamatan menyampaikan kebutuhan terhadap akses internet yang lebih memadai.
“Memang ada permintaan dari beberapa kecamatan yang wilayahnya memiliki sinyal lemah, khususnya Seruyan Raya, Danau Seluluk dan Suling Tambun.
Karena di Diskominfo tersedia perangkat Starlink, maka kami serahkan untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan internet di wilayah tersebut,” kata Sarinah, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, pemanfaatan Starlink merupakan langkah awal Pemkab Seruyan untuk mengatasi kesenjangan konektivitas sekaligus menunjang pelaksanaan pemerintahan berbasis digital.
Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda yang mendorong penguatan digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Namun, transformasi digital dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur internet yang menjangkau seluruh wilayah.
Karena itu, Diskominfosandi saat ini melakukan pemetaan terhadap kawasan yang masih mengalami keterbatasan sinyal.
Pendataan tidak hanya dilakukan pada kawasan permukiman, tetapi juga menyasar fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, puskesmas, kantor desa serta sejumlah lokasi strategis lainnya.
“Pendataan ini penting untuk mengetahui titik-titik mana yang memang membutuhkan dukungan jaringan. Dari sana nantinya akan ditentukan kebutuhan dan langkah penanganannya,” jelasnya.
Hasil pemetaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan berikutnya.
Pemkab Seruyan dapat mengalokasikan dukungan melalui APBD maupun mengusulkan penanganan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Tak hanya mengandalkan perangkat yang tersedia saat ini, Seruyan juga mendapat dukungan lebih besar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sebanyak 131 unit perangkat Starlink dialokasikan untuk Kabupaten Seruyan pada tahun 2026.Meski demikian, Sarinah menyebut mekanisme distribusi dan penetapan lokasi penerima masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah provinsi.
Pemkab Seruyan berharap perluasan akses internet tersebut mampu mempersempit kesenjangan digital antarwilayah.
Konektivitas yang lebih baik di daerah terpencil diharapkan tidak hanya memperlancar administrasi pemerintahan, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, komunikasi masyarakat dan akses terhadap informasi.
Dengan demikian, keterbatasan jaringan tidak lagi menjadi hambatan utama bagi masyarakat maupun aparatur pemerintahan dalam memperoleh layanan dan menjalankan aktivitas berbasis digital.(mc/adakalteng)
-
Pendidikan2 years agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Kotawaringin Timur12 months agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan2 years agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur8 months agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Berita Utama12 months agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Berita Utama1 year agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
-
Lamandau11 months agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Pemerintahan12 months agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
