Pemerintahan
Box Culvert Jalur Vital Ambruk, Komisi IV DPRD Kalteng Desak BPJN Audit Menyeluruh Trans Kalimantan
PALANGKA RAYA – Ambruknya box culvert di Kilometer 11 ruas Jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, memicu desakan agar pemerintah mengevaluasi kondisi infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan dan box culvert di sepanjang ruas Trans Kalimantan.
Menurut dia, insiden yang sempat memutus akses lalu lintas itu tidak boleh dipandang sebagai kejadian yang berdiri sendiri.
“Ini jalur vital Trans Kalimantan. BPJN perlu melakukan investigasi dan inventarisasi terhadap jembatan maupun box culvert yang rentan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Hafid, Minggu, 5 Juli 2026.
Anggota dewan dari Dapil 2 Kalteng (Kotawaringin Timur) itu menilai pemerintah perlu memiliki basis data mengenai usia, kondisi, dan tingkat kelayakan setiap jembatan serta box culvert di ruas jalan nasional.
Infrastruktur yang berada di kawasan rawan erosi, terutama di sekitar bantaran sungai, menurut dia, memerlukan perhatian lebih.
Hafid juga menyoroti kebijakan rehabilitasi infrastruktur yang dinilainya belum sepenuhnya berbasis kondisi di lapangan.
“Masih terlihat jembatan yang sebenarnya layak justru dibongkar atau direnovasi. Seharusnya ada data kualitas yang menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan,” ujar Hafid yang juga Ketua DPD PAN Kotawaringin Timur tersebut.
Selain itu, ia meminta pengawasan berkala pada kualitas pekerjaan pada box culvert yang baru dibangun maupun diperbaiki.
Pengawasan, kata dia, diperlukan untuk memastikan konstruksi mampu bertahan sesuai umur rencana.
Persoalan lain yang disorot adalah lalu lintas kendaraan bermuatan berat. Menurut Mantan Ketua Karang Taruna Kalteng itu, pengawasan terhadap angkutan Over Dimension Over Loading (ODOL) masih belum berjalan optimal.
“Penindakan terhadap ODOL belum maksimal. Harus dilakukan secara tegas, berkelanjutan, dan terukur,” tuturnya.
Dia menilai kapasitas jalan dan jembatan di Kalimantan Tengah sudah tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi, terutama meningkatnya distribusi hasil sumber daya alam yang menggunakan jalur Trans Kalimantan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah mulai merancang peningkatan kelas jalan sekaligus menyiapkan jalur alternatif.
Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas transportasi tidak lumpuh ketika terjadi kerusakan pada salah satu titik.
“Trans Kalimantan merupakan jalur utama. Ke depan perlu dipersiapkan ruas jalan baru sehingga ketika terjadi gangguan, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan,” ujarnya.
Menurut dia, banyak jembatan di Kalimantan Tengah telah berusia puluhan tahun sehingga perlu dievaluasi kembali berdasarkan beban lalu lintas dan perkembangan ekonomi saat ini.
Ia berharap pemerintah tidak lagi mengandalkan perbaikan yang bersifat sementara.
“Pemerintah perlu menyusun perencanaan pembangunan jalan dan jembatan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Infrastruktur ini menjadi akses utama bagi aktivitas masyarakat sekaligus distribusi hasil sumber daya alam di Kalimantan Tengah,” katanya.
Sebelumnya, box culvert di KM 11 ruas Kasongan-Kereng Pangi ambruk pada Minggu pagi ini. Kerusakan itu sempat memutus total arus kendaraan di jalur Trans Kalimantan.
Perbaikan darurat menggunakan alat berat selesai dilakukan sekitar pukul 18.35 WIB. Hingga kini, arus lalu lintas masih diberlakukan sistem buka-tutup dengan satu jalur secara bergantian. (mc/adakalteng)
Pemerintahan
Gubernur Agustiar Sabran Targetkan Kapolda Cup II Lahirkan Bibit Unggul Voli Kalteng
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Kapolda Cup II Tahun 2026 di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Jumat (3/7/2026).
Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet voli potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional.
Turnamen yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 itu diikuti tim-tim terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng.
Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antardaerah, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, menanamkan jiwa sportivitas, serta membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan pekerja keras,” ujarnya.
Menurut Agustiar, Kapolda Cup II telah berkembang menjadi salah satu turnamen bergengsi di Kalimantan Tengah yang mampu menjadi panggung bagi para atlet terbaik untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman bertanding.
Ia optimistis dari kejuaraan tersebut akan lahir bibit-bibit atlet baru yang mampu membawa nama Kalimantan Tengah bersaing pada tingkat regional maupun nasional.
“Lapangan pertandingan adalah tempat berkompetisi, namun di luar arena kita tetap satu keluarga besar masyarakat Kalimantan Tengah dalam bingkai NKRI dan semangat Huma Betang. Saya berharap turnamen ini melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Gubernur juga menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan olahraga yang berkesinambungan.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara konsisten agar prestasi olahraga terus meningkat sekaligus menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.
Kepada seluruh peserta, Agustiar berpesan agar bertanding dengan penuh percaya diri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Kalian adalah bintang di lapangan. Tunjukkan kemampuan terbaik, bertandinglah dengan semangat dan rasa bangga.
Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi sportivitas harus selalu menjadi yang utama,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga secara simbolis kepada para mantan atlet sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.
Pembukaan Turnamen Bola Voli Kapolda Cup II Tahun 2026 turut dihadiri Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, para pelatih, ofisial, serta atlet peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Momentum Hari Bhayangkara ke-80: Gubernur Agustiar Ajak Polri Kawal Pembangunan Ekonomi Kalteng
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat sinergi bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Barigas Polda Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Bumi Tambun Bungai.
Menurut Agustiar, stabilitas keamanan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pembangunan.
Kondisi yang aman tidak hanya memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, aktivitas ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran kepolisian atas kerja keras dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan, khususnya di Kalimantan Tengah yang hingga kini tetap kondusif,” ujar Agustiar.
Ia menilai, Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi simbol semakin kokohnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang keamanan maupun pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pesatnya pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh terpeliharanya stabilitas keamanan yang memungkinkan seluruh program pemerintah berjalan secara efektif.
“Saya selaku Gubernur, sekaligus secara pribadi, sangat terkesan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dipercaya dan dicintai masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan mendukung kemajuan Kalimantan Tengah maupun Indonesia,” tuturnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penegasan bahwa sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polri akan terus diperkuat sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga daerah tetap aman, kondusif, serta siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.(mc/adakalteng)
Pemerintahan
Pimpin HUT ke-76 Barito Utara, Gubernur Agustiar Sabran Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan Berkelanjutan
BARITO UTARA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara yang digelar di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh, Senin (29/6/2026).
Peringatan ini menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar agenda seremonial atau mengenang sejarah berdirinya daerah, melainkan menjadi pengingat penting untuk terus mempererat sinergi dalam membangun Barito Utara yang lebih maju.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan masyarakat Barito Utara dan Kalimantan Tengah yang semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Agustiar Sabran.
Ia menilai, memasuki usia ke-76 tahun, Kabupaten Barito Utara telah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.
Daerah ini juga memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif yang ditopang kekayaan seni serta budaya Dayak.
Menurut Gubernur, apabila seluruh potensi tersebut dikelola secara optimal, berkelanjutan, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal, Barito Utara diyakini mampu berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.
Ia pun mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar terus menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah.
“Saya berharap pemerintah daerah semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola potensi yang dimiliki, menjaga keberlanjutan lingkungan serta budaya lokal, dan mampu mengubah setiap tantangan menjadi peluang pembangunan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mendukung pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui berbagai program strategis, termasuk Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Menurutnya, keberhasilan program itu memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Usai memimpin upacara, Agustiar Sabran meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-76 Barito Utara sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan telur ayam.
Program ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.(mc/adakalteng)
-
Pendidikan1 year agoKKG Gugus I Halilintar Terus Dorong Guru Kotim Tingkatkan Kompetensi dan WORKSHOP
-
Kotawaringin Timur9 months agoBangun Kepercayaan Diri Generasi Muda, PT Excellent Training Centre Gelar Pelatihan Public Speaking Bersertifikat di Sampit
-
Pendidikan1 year agoSDN 4 Ketapang Sampit Dapatkan Obat Cacing Gratis
-
Kotawaringin Timur6 months agoAktifitas PT HAL Terancam Ditutup Ahli Waris Jika Tak Patuhi Adat dan Pengadilan
-
Berita Utama10 months agoPresiden Prabowo Pertama RI yang Hadir di Sidang Umum PBB
-
Lamandau9 months agoMediasi Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra Berakhir Damai: PT SLR Sepakati Kompensasi dengan Warga
-
Pemerintahan10 months agoCitra Pemprov Kalteng Tembus 85,9 Persen, Sinergi Media Jadi Kunci Transparansi Masyarakat
-
Berita Utama10 months agoPenumpang KM Dharma Rucitra VI Hilang Usai Melompat ke Laut di Perairan Sampit
