Connect with us

Palangkaraya

Gubernur Kalteng Lantik Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Periode 2025–2030

Published

on

LANTIK : Gubernur H. Agustiar Sabran saat melantik pasangan H. Shalahuddin dan Felix Sonadie Y. Tingan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Masa Jabatan 2025–2030, Jumat (10/10/2025).

PALANGKA RAYA – Tongkat estafet kepemimpinan Kabupaten Barito Utara resmi beralih. Pasangan H. Shalahuddin dan Felix Sonaide Y. Tingan (Shalahuddin–Felix) dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (10/10/2025).

Pelantikan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Pj Bupati Indra Gunawan, dan menjadi awal baru bagi kepemimpinan definitif hasil proses panjang demokrasi di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.Dalam sambutannya, Gubernur Sugianto Sabran menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pasangan kepala daerah terpilih.

Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah untuk benar-benar bekerja melayani masyarakat.“Perjalanan panjang demokrasi telah kita lalui. Sekarang saatnya membuktikan diri dengan kerja nyata. Ini bukan soal jabatan, tetapi tentang pengabdian dan tanggung jawab,” tegas Sugianto.

Ia menekankan, pemimpin sejati harus memiliki jiwa pelayanan dan ketulusan, bukan sekadar mencari kedudukan.“Menjadi pemimpin bukan untuk dilayani, tetapi melayani. Jabatan itu bukan sesuatu yang tampak di raga, tetapi hidup dalam jiwa,” ujarnya dengan penuh penekanan.Gubernur juga berbagi pengalamannya selama berkunjung ke berbagai daerah di Kalteng, termasuk Barito Utara, untuk memastikan bahwa setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

“Saya biasanya hanya satu malam di satu daerah, tapi kali ini dua malam. Saya ingin memastikan bahwa pelayanan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat,” ucapnya.Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima hasil demokrasi dengan lapang dada, karena sejatinya pemenang sejati dari pemilihan kepala daerah adalah masyarakat Barito Utara itu sendiri.“Yang menang bukan pasangan calon, tapi rakyat Barito Utara. Mari kita tinggalkan suasana kompetisi dan bersatu membangun daerah ini,” kata Sugianto.

Ia juga berpesan agar Shalahuddin–Felix segera bergerak cepat menuntaskan berbagai program prioritas seperti peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, pangan, dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.“Tantangan ke depan tidak ringan, tapi dengan kerja bersama dan fokus pada program yang menyentuh rakyat, semua bisa diselesaikan,” tuturnya.Menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga persatuan pasca-pemilihan.

Ia menyerukan agar seluruh pihak menanggalkan perbedaan politik dan bersatu dalam semangat membangun.“Kini saatnya beranjak dari perbedaan menuju kebersamaan. Tidak ada lagi sekat politik, karena Barito Utara hanya akan maju jika kita bersatu,” pungkasnya.(mc/adakalteng)

Palangkaraya

Ribuan Warga Padati Pawai FBIM 2026, Gubernur: Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Turunkan Kualitas Pelayanan

Published

on

PALANGKA RAYA – Ribuan masyarakat memadati ruas Jalan RTA Milono, untuk menyaksikan pawai karnaval pembukaan Festival Budaya Isen Mulang 2026 yang berlangsung meriah dan penuh warna. Minggu, 17 Mei 2026.

Agenda budaya tahunan dalam rangka Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah itu resmi dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah meskipun saat ini kondisi anggaran tengah mengalami efisiensi.

Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, olahraga, budaya, dan seni justru terus diperkuat melalui berbagai program unggulan daerah.

“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran seperti ini, pelayanan masyarakat adalah prioritas kami.

Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kegiatan olahraga, budaya dan seni serta sektor strategis lainnya justru kami tingkatkan kualitasnya dengan program-program unggulan seperti Kartu Huma Betang Sejahtera,” ujar Agustiar.

Ia juga menyampaikan bahwa APBD Kalimantan Tengah Tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi tetap berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif, terukur, dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.

Menurut Agustiar, kemeriahan pembukaan Festival Isen Mulang tahun ini menjadi bukti bahwa kegiatan besar tidak selalu harus menggunakan anggaran fantastis.

Dengan manajemen yang baik, kegiatan tetap dapat berjalan meriah sekaligus efisien.Selain menyoroti pembangunan daerah, Gubernur turut mengajak masyarakat menjaga persatuan dalam keberagaman melalui semangat Huma Betang.

Ia menegaskan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai masa depan Indonesia sehingga generasi muda diminta terus menjaga budaya dan sejarah daerah.

Pawai karnaval Festival Isen Mulang 2026 diikuti berbagai peserta mulai dari pemerintah kabupaten dan kota, organisasi perangkat daerah, paguyuban hingga komunitas masyarakat.

Beragam mobil hias dan penampilan budaya ditampilkan peserta, mulai dari promosi seni budaya, produk unggulan daerah, pelayanan publik hingga potensi UMKM dan IKM.

Rute pawai dimulai dari Jalan RTA Milono menuju Stadion Sanaman Mantikei, sementara mobil hias melanjutkan perjalanan ke Jalan Murjani, Ahmad Yani hingga ke Sanaman Mantikei. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Palangkaraya

Pembatasan BBM di SPBU Palangka Raya Masih Tahap Evaluasi, Pengawasan Diperketat

Published

on

PALANGKARAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) memastikan kebijakan pembatasan penjualan bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi belum diberlakukan secara menyeluruh di seluruh SPBU di Kota Palangka Raya.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kesiapan pelaksanaan di lapangan serta mempertimbangkan berbagai kondisi yang berkembang di masyarakat.

Langkah itu dilakukan agar penerapan kebijakan nantinya dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan gangguan distribusi BBM.

Pemerintah kota menegaskan, hingga saat ini distribusi BBM masih berlangsung normal dan pengawasan terus diperketat guna memastikan stok tetap tersedia bagi masyarakat.

Selain itu, pemantauan terhadap penyaluran BBM di sejumlah SPBU juga dilakukan secara aktif untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan maupun penumpukan pembelian.

Pemkot Palangka Raya turut mengimbau masyarakat agar tidak panik serta tetap bijak dalam menggunakan BBM sesuai kebutuhan. Kerja sama masyarakat dinilai penting agar kondisi distribusi energi di daerah tetap aman dan terkendali.

“Pengawasan distribusi BBM tetap dilakukan secara aktif demi menjaga ketersediaan dan kelancaran penyaluran kepada masyarakat,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi pemerintah.

Pemerintah berharap seluruh pihak dapat mendukung upaya pengawasan distribusi BBM agar kebijakan yang nantinya diterapkan benar-benar memberikan manfaat dan berjalan sesuai tujuan.(mc/adakalteng)

Continue Reading

Palangkaraya

Dugaan Korupsi Hibah Rp20 Miliar, Kantor KPU Palangka Raya Digeledah Jaksa

Published

on

Kejaksaan Negeri Palangka Raya menggeledah kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Palangka Raya terkait dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2023–2024 dari Pemerintah Kota Palangka Raya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Palangka Raya, Hadiarto, membenarkan penggeledahan pada Selasa 28 April 2026 dari jam 15.00 wib sampai pukul 21.00 wib.

Ia menyebut tim penyidik mengamankan sejumlah dokumen penting terkait penggunaan dana hibah.

“Benar, ada pemeriksaan terkait pengelolaan dana hibah Pilkada 2023–2024 dari Pemko ke KPU Kota Palangka Raya,” ujar Hadiarto kepada awak media.

Dalam penggeledahan itu, penyidik menyisir sejumlah ruangan dan memeriksa berkas administrasi serta dokumen pertanggungjawaban keuangan.

Beberapa dokumen krusial turut disita sebagai bahan pendalaman.Meski berlangsung cukup lama, Kejari masih menutup rapat rincian temuan awal maupun potensi kerugian negara.

Hadiarto menegaskan, proses saat ini masih tahap pendalaman oleh tim penyidik.Hadiarto mengungkapkan, total dana hibah Pilkada yang dikucurkan Pemko Palangka Raya ke KPU mencapai Rp20 miliar.

“Dana hibah Pilkada dari Pemko Palangka Raya sebesar Rp20 miliar,” tegasnya.

Penggeledahan ini menguatkan indikasi adanya penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana hibah tersebut. Hingga kini, Kejari belum menetapkan tersangka. (mc/adakalteng)

Continue Reading

Trending

Copyright © Adakalteng.my.id